Pos

Estetika Teror Aditya Hariyadi

Oleh  Anwari  Pertunjukan monolog Jalur Purba Kedunguan oleh Aditiya Hariyadi dari Riau dengan membawakan teks Fedli Azis tampil di Sala Monolog yang ke sembilan yang digagas oleh Omah Kreatif Arturah di  Pendopo Wisma Seni Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta. Aditiya memilih tempat pertunjukan di depan teras wisma menghadap panggung pendopo yang sudah disiapkan oleh panitia. […]

Dari Death of Salesman Sampai Badak-Badak

(Catatan Singkat Pementasan FTJ 2022) Oleh Seno Joko Suyono  FTJ (Festival Teater Jakarta) 2022 yang diselenggarakan dari 1-9 Oktober 2022 baru saja usai. Tahun ini adalah tahun ke 49 FTJ dihitung dari tahun dimulainya Festival Teater Remaja yang diinisiasi oleh almarhum Wahyu Sihombing di Taman Ismail Marzuki. Tahun depan adalah tahun ke 50 FTJ.  Sebuah tahun “magis” […]

Azwar AN, Sang Penggerak Teater Jogya Itu Telah Pergi

Azwar AN wafat. Dunia teater Indonesia kehilangan seorang tokoh yang sangat karismatik. Seseorang yang memiliki komitmen luar biasa dalam teater. Seseorang yang mencurahkan seluruh daya hidupnya sampai sepuh untuk teater. Masih hangat dalam kenangan  11 Januari 2020 – sebelum pandemi, Azwar AN dalam usianya yang lanjut masih memimpin Teater Alam mementaskan naskah tragedi Yunani karya […]

Dindon W.S: Teater Selalu Memberi Kesaksian Pada Zaman Sulit Apapun

Salah satu yang jarang diteliti secara mendalam oleh para pengamat teater Indonesia – adalah sesungguhnya banyak teater kontemporer Indonesia muncul dari komunitas-komunitas kampung.  Gelegak estetika teater dan nalar kritis teater bermula dari energi komunalisme kampung sering luput dari analisa sosiologi teater kita.  Di Yogya, misalnya – kita mengenal Kampung Dipowinatan. Pada tahun 70-an dari kampung ini lahir teaterawan-teaterawan […]

Modus Pinjam Raga Heru Kesawa Murti*

Oleh Ibed S. Yuga  Apa hubungan antara kegemaran Heru Kesawa Murti memakai celana dalam istrinya, dengan manusia-penguasa yang menyandang raga para dewa dalam Sinden? Atau, adakah relasi antara kebiasaan Heru Kesawa Murti menyimpan nama-nama tokoh yang akan ditulisnya dalam dompet, dengan manusia-rakyat-tertindas yang mengenakan raga bangsa dedemit dalam lakon Dhemit?  Ketika gelisah dengan kreativitas para dewa […]

The Eyes of Marege: Merefleksikan Ulang Kolaborasi Teater Kita Makassar dan Australian Perfomance Exchange 2007

Oleh Asia Ramli Pulau Bimo, Arnhem Land, Northern Territory, 1905, di sudut kiri perahu Makassar yang bersandar di pantai,  Djakapurra Munyarryun, putera kepala suku Yolngu/Aborigin (orang Makassar menyebutnya Marege) menyanyikan lagu Dji-li-li, Dji-li-li, Dji-li-li yang diperuntukkan kepada suku Makassar yang sedang berlayar dengan perahu menuju ke pantai itu. Lagu yang hanya bernada gumam menyayat itu, […]

Syukuran Tubuh dalam Pendekatan Teater Miskin Grotowsky Sekaligus Syukuran Mental

Oleh Beri Hanna Kalau Grotowsky pada eranya menarik penonton ke panggung ruang gelap kedap suara untuk pertunjukannya, Roy Julian bersama Kantor Teater membebaskan penontonnya untuk berada di mana-mana. Kalau Grotowsky melibatkan teater sebagai ruang pertemuan antar penonton dan aktor sebagai ruang interpersonal, Roy Julian membawa pertunjukannya ke interpersonal antar dimensi ruang. Teater Miskin muncul setelah […]

Festival Tokyo 2012-2013, Sebuah Kenangan

Oleh Seno Joko Suyono 1 Sebuah lubang besar menganga  di halaman Nishi Sugamo Factory,Tokyo 22 November 2012. Tanah-tanah bekas galian dibiarkan berserakan tak rapi. Karya itu bagian dari Festival Tokyo. Beberapa cangkul tergeletak di timbunan tanah. Lalu ada peti-peti kayu―seperti peti kemas yang dibiarkan bertumpuk di  pinggir lubang. Saya dengan rasa ingin tahu mendekati galian tersebut. […]

“Selamat Datang di Kota Bangkalan” (Gugatan Seorang Anak Atas Kekerasaan dalam Rumah Tangga)

Oleh Afrizal Malna Dari pertunjukan “Jek Nebenne!” Arung Wardhana Elhafifie Arung Wardhana di depan rumah kos. Foto: Afrizal Malna Arung Wardhana memilih tiga variabel yang diriset untuk mengungkap kekerasaan dalam rumah tangga (KDRT), dialaminya sebagai seorang anak yang dibesarkan di Bangkalan, Madura. Yaitu tukang pijat, penambang batu bara dan petani. Narasumber utama pertunjukan. Sejak awal, […]