Pos

Lelaki yang Melukis Jendela Telah Melesat Pergi Selamanya

Oleh: Indro Suprobo* Mengenang Genthong HSA Aku wis sepuluh dina nang Rumah Sakit. Wis diperiksa sumsum tulange. Embuh hasile durung ngerti. Dokter isih ragu-ragu, aku iki kena kanker sumsum tulang belakang apa kena kanker tulang. Pancen kuesel lan bosen nang Rumah Sakit, ning kepriye maneh. Jantungku wis suwe bocor. Dadi sak ngertiku, saiki iki wis […]

Strategi Nasional Penguatan Perpuisian Indonesia

Oleh: Abdul Wachid B.S.  Puisi, Peradaban, dan Pertaruhan Masa Depan Puisi adalah salah satu warisan budaya tertua umat manusia. Ia hadir bersamaan dengan kelahiran bahasa dan mitologi; menjadi kendaraan bagi manusia dalam memaknai alam, Tuhan, dan kemanusiaannya. Dalam sejarah Nusantara, puisi tumbuh dalam ragam bentuk: dari mantra-mantra sakral, pantun lisan Melayu, tembang macapat Jawa, hingga […]

Puisi-puisi Fatin Hamama

Surat kepada Air Mata Air mata, selamat pagi. Engkau, apa sebenarnya? Pada luka, engkau mengalir. Pada duka, engkau menetes. Pada bahagia, engkau menggenang. Pada sakit, luka, dan bahagia yang pura-pura, pun engkau menderas. Lalu air mata mana yang bisa membedakanmu? Buaya punya air mata sangat menggoda. Kabarnya duyung juga punya, air mata serupa mutiara dalam […]

Puisi-puisi Sindu Putra

BATU tak ada batu dalam puisi penyair ND bahkan batu Sisyphus dari gunung Olympus batu untuk menyimpan jejak telapak kaki batu untuk menyembunyikan sidik telapak tangan batu bagaimana bicara padamu perihal nisan, lingga-yoni, yupa batu tanda lahir. batu doa. batu kubur hamparan tanah. tempat mendaki. paparan ke inti bumi tak ada batu dalam puisi penyair […]

Puisi-puisi Supali Kasim

Yth. Usia (1) kepada usia yang menghimpit batu-batu ialah waktu melepas jelajah, lelah, istirah menyerah kalah bahkan usia telah sampai batas mimpi tak ada apa-apa, kosong, sia-sia usia membawa pilihan pulang tidur atau bertemu mimpi lagi memecahkan kembali dunia batu usia membuat terbangun lagi terhimpit batu-batu lagi kembali jelajah, tak ada lelah atau istirah lalu […]

Puisi-puisi Tania Rahayu

TEMUKANLAH TERANG Hitam adalah hitam Putih adalah putih Jika Putih mencerminkan bayang hitam Maka temukanlah Terang lubuk hati untuk melihat mereka lebih dalam Hitamkah kau? Putihkah aku? Sejatinya kau aku adalah rahasia yang hanya tampak lewat Cahaya Maka Temukanlah Terang kasih dan doa Untuk merasakan cinta dan rahmat yang menyelimuti segala Temukanlah terang Pada diam […]

Puisi-puisi Warih Wisatsana

PUISI BAHAGIA Tulislah sebuah puisi bahagia siapa saja ketika membacanya seketika sukacita tak terlupa Seorang ibu memadamkan lampu menyalakan lilin sendirian, terharu ucapan ulang tahun dari si bungsu tiba kala senja dari seberang benua dibaca dengan linang mata berkaca doa syukur panjang umur senantiasa Tulislah tingkah kucing mungil yang lucu setiap petang menunggu kedatanganmu matanya […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA ‘ISYQ SURAT YANG TAK PERNAH SAMPAI PADAMU Aku menulis surat ini dari tempat yang tak kau datangi, dari ruang kosong di antara dua langkah yang pernah kita hindari. Tak ada pos yang mengerti arah rinduku. Tak ada kata yang cukup berani menggantikan tatapan yang tertinggal di tepi matamu. Aku menulisnya pelan, karena malam […]

Puisi-puisi Talitha Salsabila

Di Antara Sunyi yang Tidak Selesai Jam dinding berdetak tanpa jarum, menghitung sesuatu yang tak pernah benar-benar ada. Waktu seperti berhenti di sela napas, menyisakan gema yang tak sempat pulang. Debu beterbangan dalam cahaya senja, menari pelan seperti ingatan yang enggan reda. Ia jatuh satu-satu, diam, seperti rahasia yang tak pernah sempat diucapkan. Di atas […]

Sajak-sajak Isbedy Stiawan ZS

SAJAK 1 aku sapi, katamu, dua tali di hidungku lalu dua gembala menarik-ulur, dan menggebah : cambuk sedia di tubuhku. aku memang sapi? tanyamu ingin jawaban 2 sekiranya aku kecewa bukan karena kau salah tapi aku tak ahli untuk marah dan percaya; tinggi aku memanjakanmu! 3 kelak saatbya air mata hanya sepeeti hujan di musim […]