Beni Satria di Tengah Manusia Algoritma
Oleh Mahwi Air Tawar* Ada masa ketika seorang penyair memilih diam. Bukan karena kehabisan kata, melainkan karena kata-kata belum menemukan ruang yang tepat untuk pulang. Dalam rentang waktu yang cukup panjang (2015-2023), Beni Satria berada pada fase itu: menulis, tetapi tidak tergesa mempublikasikan; membaca zaman, tetapi belum sepenuhnya ingin bicara. Diamnya bukan kevakuman, melainkan semacam […]

