Buku: Tiada Dharma Mendua - Kajian dan Terjemahan Sang Hyang Kamahayanikan

Tiada Dharma Mendua: Kajian dan Terjemahan Sang Hyang Kamahayanikan

Deskripsi buku: 

Judul: “Tiada Dharma Mendua: Kajian dan Terjemahan Sang Hyang Kamahayanikan”
Penulis: Hudaya Kandahjaya

Penerbit: Karaniya, Jakarta, edisi 1, cetakan 1
Bahasa: Indonesia
Ukuran: 15,5 × 22,5 cm
Jumlah halaman: xxii + 328 halaman

ISBN: 978-602-1235-
Terbit: September 2022 

Sinopsis:

Setelah menulis buku “Borobudur – Himpunan Kebajikan Sugata”, Hudaya Kandahjaya kini telah selesai pula menulis buku “Tiada Dharma Mendua – Kajian dan Terjemahan Sang Hyang Kamahayanikan”.

Buku “Tiada Dharma Mendua” ini sama pentingnya dengan buku sebelumnya, karena mengungkap tentang corak agama Buddha di Indonesia pada masa lalu. Di jalur laut, Indonesia yang terletak di antara India dan Tiongkok kala itu telah memiliki praktik Buddhis yang tinggi.

Dari buku ini kita diberitahu bahwa ada tiga versi Sang Hyang Kamahayanikan (SHK), dan versi tertua sezaman dengan pembangunan Candi Borobudur. SHK berisi teks Sanskerta dengan terjemahan dan komentar berbahasa Kawi, dan dalam buku ini Sutra-sutra tersebut dipaparkan. Akhirnya, buku ini berhasil menunjukkan bahwa SHK adalah akar budaya dari konsep Ketuhanan Yang Maha Esa.

Mengingat pentingnya buku ini, Penerbit Karaniya akan menerbitkannya sebagai buku dana. Dengan bantuan Mitra Karaniya, para donatur berkesempatan untuk terlibat dalam menanam kebajikan.

Informasi pemesanan: 

Bagi Anda yang ingin membantu menerbitkan buku “Tiada Dharma Mendua” dana dapat ditransfer ke :

*Bank BCA

An. Yayasan Karaniya

Norek. 335 303 2662

*Kode dana mohon tambahkan angka 5.

Contoh: Rp. 100.005,-.

*Konfirmasi melalui WA : 

0812-9292-6818,

https://wa.link/oh0r6l

#dana, nama, kota# dan bukti transfer,

Contoh: #dana 100.005.-, Nama, Jakarta#

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *