Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia (bagian 2)

Oleh: Azuzan JG*   Printing the Unprinted Wanita Indonesia itu menyambut kedatangan saya. Sambil menyeduh kopi ia perkenalkan namanya: Nadia. Ia mengambil studi teknik di Italia dan sudah 4 tahun tinggal di Venesia. Di sela menyelesaikan studi, ia sisihkan waktu melayani pegunjung pameran di pavilyun Indonesia. Ia memberitahu: “Pak Ucok (panggilan akrab Aminudin T.H.Siregar) dan […]

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

Seni Mewarga: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026

Oleh: Hikmat Darmawan* Bagian Kedua dari Dua Tulisan  Bentuk: AI, Arsip, dan Batas Pertunjukan yang Baur Bagi sebagian, tubuh selalu bergulat dengan kata. Teater Pungo, dalam Interstice, menghadirkan tubuh fisik dan tubuh yang dibicarakan. Pembicaraan verbal, menggunakan kata-kata. Pertunjukan dimulai dengan ketiadaan yang fisik, sebuah suara mendahului. Beberapa penonton celingukan, dan sang suara mengomentari celingukan […]

Seni Mengganggu Jakarta: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026[1]

Oleh: Hikmat Darmawan*   Bagian Pertama dari Dua Tulisan Pengalaman penting dalam festival ini buat saya adalah merasakan langsung bagaimana sebuah festival seni pertunjukan kontemporer bisa menjadi praksis kongkret membangun pengetahuan bersama warga. Saya menikmati ketika anak-anak SMP 1 Cikini dan ibu-ibu kampung Kalipasir juga para guru dan pejabat Dinas tertawa-tawa menonton Flying Balloons Puppet […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Membaca Kota dari Cikini; Seni, Kampung Kota, dan Infrastruktur Pengetahuan Kebudayaan Urban

Oleh: Dr. Iwan Gunawan Jika seseorang berjalan kaki dari arah bioskop Metropole ke arah Cikini, terus menuju Patung Pak Tani, ia akan melewati jejak-jejak sejarah Jakarta dalam waktu kurang dari dua puluh menit. Di sepanjang perjalanan itu berdiri gedung-gedung yang menjadi saksi perkembangan kota, bioskop tua, pasar tradisional, sekolah, kolam renang hotel, pusat kesenian, kawasan […]

Ali Sadikin Empu Peradaban Kota

Oleh: Prof. Sardono W Kusumo*  Peringatan 100 tahun Ali Sadikin selama sepekan berakhir, 14 Juli 2026. Beragam acara mengingatkan kembali jasa-jasa Bang Ali membangun Jakarta. Perlu rasanya mengemukan lagi penghargaan dari Institutu Kesenian Jakarta kepada Bang Ali, pada 2006, yakni pemberian gelar “Empu Peradaban Kota”. Semacam pertanggungan jawab pemberian gelar tersebut disampaikan dalam pidato Rektor […]

Festival Fulan Fehan 2026, Panggung Alam di Perbatasan yang Memukau Dunia

Oleh : Fafa Utami* Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 – Hamparan Padang Savana Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, kaki gunung Lakaan, Kabupaten Belu, siang itu kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan budaya yang berskala monumental. Festival Fulan Fehan IV berhasil menyatukan sekitar 3.900 penari dalam sebuah pertunjukan kolosal dengan tema “Dance […]

Novel Kastel – Kafka Mengantarkan Làszlo Krasznahorki sebagai Pengarang

Oleh: Sigit Susanto* Sebuah wawancara antara Làszlo Krasznahorki, peraih nobel sastra tahun 2025 asal Hongaria dengan panitia nobel sastra di Swedia, cukup mengagetkan. Ia sebutkan bahwa dirinya menjadi pengarang berkat baca novel Kastel karya Franz Kafka. Kita tahu bahwa novel Kastel karya Kafka tersebut sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh An Ismanto, dari penerbit […]

Apa jang Kau Tjari, Palupi? Sebuah Pencapaian Asrul Sani (1925-2004)

Oleh: Seno Gumira Ajidarma* Skenario menggugah yang memanfaatkan idiom film secara optimal, demi penggambaran perjuangan perempuan untuk menemukan diri sendiri dalam pergulatan antara cinta dan eksistensi, di tengah kehidupan urban yang penuh dengan tipuan.                  Film Asrul Sani yang tersebut-sebut paling sulit dipahami, Apa yang Kau Tjari Palupi ? (1969), memenangkan penghargaan Golden Harvest, artinya […]