Pos

Festival Fulan Fehan 2026, Panggung Alam di Perbatasan yang Memukau Dunia

Oleh : Fafa Utami* Belu, Nusa Tenggara Timur, Sabtu 27 Juni 2026 – Hamparan Padang Savana Fulan Fehan di Desa Dirun, Kecamatan Lamaknen, kaki gunung Lakaan, Kabupaten Belu, siang itu kembali menjadi saksi sebuah pertunjukan budaya yang berskala monumental. Festival Fulan Fehan IV berhasil menyatukan sekitar 3.900 penari dalam sebuah pertunjukan kolosal dengan tema “Dance […]

Komunitas Lima Gunung dan Subversi Politik Kebudayaan

Oleh: Riwanto Tirtosudarmo* Ditengah perkembangan politik negeri terbesar keempat dari jumlah penduduk yang semakin represif, yang dibutuhkan tidak hanya politik resistensi tetapi politik subversi. Melihat persiapan dan menyaksikan Festival Lima Gunung yang baru usai diselenggarakan di Dusun Warangan, sebuah dusun di lereng Gunung Merbabu; geliat politik subversif itu kuat dirasakan. Perkembangan politik di negeri kepulauan […]

Haaland, Setelah Vigeland

Oleh:  Agus Dermawan T.*  Pada babak perempat final Piala Dunia 2026 Norwegia dikalahkan Inggris, 1-2. Namun demikian peran Haaland, penyerang Norwegia, sangat merasuk dalam hati. Atraksi Haaland di lapangan melambungkan Norwegia sebagai negeri atraksi seni. ————- Perupa Tisna Sanjaya jelas penggemar sepak bola. Tak ada satu sesi pertandingan Piala Dunia 2026 yang ia tinggalkan. Sambil […]

Film Tari, Membaca Kebudayaan

Oleh: Purnawan Andra* Di masa kini, penyebaran unsur-unsur kebudayaan berlangsung sangat cepat, salah satunya melalui film. Film bukan hanya sebagai representasi, tetapi juga pengalaman dan tindakan melihat. Film menjadi tindakan melihat (act of viewing) dunia seperti yang terlihat, juga sebuah kemampuan (faculty) yang mampu menjembatani dua cara melihat dunia, antara satu cara yang berdasar pada […]

Mati Hidup Topeng Kranggan

Oleh: Muhammad Nasai* Topeng Malang dan perkembangan, serta sejarahnya tidak bisa lepas dari satu daerah yang bernama  Kranggan. Desa Kranggan, kecamatan Ngajum Kab, Malang yang letaknya berada di lereng Gunung Kawi.  Kranggan sendiri adalah daerah kuno, yang mana telah ada sejak era kerajaan, hal ini terlihat dari adanya peninggalan situs kerajaan era Singhasari. Situs peninggalan […]

Studio Plesungan on Stage

Studio Plesungan ON STAGE “ROOT” oleh Hari Ghulur Rabu, 8 Juli 2026 19:30 – 22:00 WIB Di Teater Arena Taman Budaya Jawa Tengah ROOT merupakan karya terbaru Hari Ghulur yang mengolah sikap mendak atau tanjak serta hubungan antara tubuh dan objek. Hubungan ini menciptakan koreografi sebagai peristiwa daya tahan dalam menghadapi ketidakstabilan dan ketidaknyamanan. Terpal […]

Dekonstruksi Madipa Deapati di Panggung Kontemporer

Oleh: Yusuf Susilo Hartono* Koreografer dan akademisi Wa Ode Siti Marwiyah Sipala (Wiwiek Sipala) , dengan pertunjukan terbaru Pilihan Madipa Deapati, menempatkan kembali epik romantik sastra lisan Dato Museng dan Maipa Deapati ke dalam medan seni tari kontemporer, dengan pembacaan ulang wacana gender. Epik dari lokus Bugis–Makassar–Sumbawa tradisional tersebut, ratusan tahun hidup dalam bentangan sastra […]

JERUJI EMAS PANGGUNG REOG

Oleh: Suroto* Festival Nasional Reog Ponorogo (FNRP) 2026 terlah berakhir dengan eforia bagi para pemenang. Namun, gaungnya masih terasa hingga hari ini dengan munculnya kritik keikutsertaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Propinsi Jawa Timur dan berbagai komentar pro dan kontranya. Tulisan ini tidak bermaksud memperpanjang polemik tersebut tetapi sebuah bentuk kegelisahan sebagai penonton yang hadir saat […]

Realisme Tragik Dardanella dan Sejarah Teater Realis Kita

Oleh: Seno Joko Suyono* Naskah dr Samsi yang ditulis Anjar Asmara dan dimainkan Dardanella pertama kali pada akhir Januari tahun 1931 di Medan (yang di dramatic readingkan mahasiswa-mahasiswa teater IKJ pada Sabtu, 28 Juni untuk menyambut 100 tahun Dardanella)  boleh dibilang merupakah bibit bagi munculnya naskah naskah realisme Indonesia. Naskah ini seratus persen  mengangkat kisah […]

Tubuh adalah Tanah yang Tertunda

Oleh : Suroto M.Sn. Catatan Dramaturg atas “Mantau: Hutan yang Tidak Memberi Izin Bagaimana cara membalik panggung semen yang beku, lalu menumbuhkan hutan di atasnya? Pertanyaan ini bukan sekadar urusan teknis tata panggung (scenography), melainkan sebuah gugatan ontologis yang mendasar. Dalam karya koreografi “MANTAU: Hutan yang tidak Memberi Izin” karya Raflesia Meirina, yang dipresentasikan dalam […]