Teater sebagai Pilihan Sikap: Alienasi Publik dan Masa Depan Kritik Seni
Oleh Eko Yuds* Catatan kecil dari malam ketiga puasa tetap menjadi pintu masuk yang paling jujur bagi kegelisahan ini. Saya menyempatkan diri berkunjung ke kediaman seorang teman—sosok yang menurut saya cukup menarik, cerdas, loyal, dan setia kawan. Kami berbuka dengan kudapan sederhana dan secangkir kopi yang aromanya seperti sengaja mengundang percakapan panjang. Dari obrolan ringan, […]

