Pos

Desil Hitam Estetika: Ketika Keindahan Mengkhianati Kebenaran dan Kebaikan

Oleh: Kasiyan*   Ada sebuah kata yang belakangan seperti naik kelas, dari tabel statistik ke percakapan publik: desil. Kata yang terdengar dingin dan administratif itu, dipakai untuk membaca lapisan kesejahteraan: siapa berada di bawah, siapa di tengah, siapa di atas. Angka akhirnya bukan sekadar angka. Ia menjadi cara negara menyigi kehidupan warga, meskipun selalu ada […]

Ketika Lukisan Keluar dari Kanvas

Oleh: Abad Akbar* Melihat Intermedialitas dalam Seni melalui Praktik Living Canvas Berawal dari karya seni rupa yang digunakan sebagai media pendukung film Siapa Dia karya Garin Nugroho, sebuah pertanyaan muncul dalam benak saya: bagaimana sebuah karya statis dua dimensi dapat memaksimalkan fungsinya selain sekadar menjadi pajangan di ruang pamer? Dari film ini saya melihat bahwa […]

Obituari Nuraeni Hendra: Dongeng Pedih Gadis Mayoret

Oleh: Agus Dermawan T.* Raden Nuraeni Hendra binti Raden Soeyoed Sastrasudirja wafat dalam usia 79 tahun, pada 4 September 2026, pukul 1.00 dini hari, di Bandung. Nuraeni adalah isteri maestro seni lukis Hendra Gunawan. Sebagai isteri, kehidupan Nuraeni banyak menyimpan cerita, yang berkait dengan politik, kekuasaan dan lukisan. ———— PADA 30 September 1965 sejarah Indonesia […]

Kultus Panda Sampai Langit ke-Tujuh

Oleh : Agus Dermawan T.* Catatan perjalanan. Dari survey wisata, mengunjungi pusat penangkaran panda, sampai ke taman patung para seniman modern dan kontemporer di mal ternama. Seni tinggi dicemplungkan ke dalam komunitas donat, guochao, es krim dan Prada. Tiongkok punya gawe memang luar biasa. ————- PADA bulan Juli 2026 satu biro travel di Jakarta mengajak […]

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

FX Harsono, Nanik Mirna, dan Gerakan Seni Rupa Baru

Oleh: Benny Ibrahim*   Kunjungan FX Harsono ke Malang Pada 25 Juli 2026, FX Harsono memberikan workshop bertajuk “Penciptaan Berbasis Riset” dalam rangkaian MTN Asahbakat di Mini Art Malang, yang berlangsung di Malang Creative Center pukul satu siang. Sebelum acara tersebut, pada pagi harinya, ia menyempatkan diri singgah ke rumah Nanik Mirna di Jalan Diponegoro […]

Suatu Kali Seperjalanan dengan Mas Nasirun

Oleh: Hairus Salim HS* Perupa Nasirun (1965-2026) adalah manusia yang unik. Unik dalam pengertian tidak seperti orang kebanyakan. Di antaranya, ia tidak memiliki dan tidak menggunakan telpon genggam pribadi, sesuatu yang amat langka sekarang ini. Tentu saja ia bisa beli, yang ter-up date dan termahal sekali pun. Tapi itu tadi, ia tidak merasa perlu memiliki […]

Khotbah Nasirun

Oleh: Agus Dermawan T. Nasirun, kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 1965, wafat pada 1 Agustus 2026 di Yogyakarta. Perupa amat terkenal ini memberangkatkan karyanya dari dua tradisi yang diturunkan orang tuanya. Ibunya, Supiyah, wanita berlatar Sunda Wiwitan. Ayahnya, Samrustam, orang Jawa yang meniti tradisi dengan kedalaman. Nasirun banyak mewariskan rupa seni dan cerita kehidupan. ————- SAYA […]

 Imes Di Antara Zaini Dan Oesman Effendi

 Oleh: Seno Joko Suyono* Divalproex, Escitalopram, Lorazepam. Tiga  lukisan abstrak Paskalia Prameswari Wardhani atau  Imes Paskalia yang dipamerkan di Selasar Nashar,Paviliun Raden Saleh, Artotel Taman Ismail Marzuki diberi judul tersebut. Tiga lukisan itu dibuat dengan charcoal di atas kertas putih. Kita meihat gambarnya seperti garis-garis dan luapan spontan emosi yang menghasilkan visual hitam berasosiasi garis-garis […]

Haaland, Setelah Vigeland

Oleh:  Agus Dermawan T.*  Pada babak perempat final Piala Dunia 2026 Norwegia dikalahkan Inggris, 1-2. Namun demikian peran Haaland, penyerang Norwegia, sangat merasuk dalam hati. Atraksi Haaland di lapangan melambungkan Norwegia sebagai negeri atraksi seni. ————- Perupa Tisna Sanjaya jelas penggemar sepak bola. Tak ada satu sesi pertandingan Piala Dunia 2026 yang ia tinggalkan. Sambil […]