Pos

Kultus Panda Sampai Langit ke-Tujuh

Oleh : Agus Dermawan T.* Catatan perjalanan. Dari survey wisata, mengunjungi pusat penangkaran panda, sampai ke taman patung para seniman modern dan kontemporer di mal ternama. Seni tinggi dicemplungkan ke dalam komunitas donat, guochao, es krim dan Prada. Tiongkok punya gawe memang luar biasa. ————- PADA bulan Juli 2026 satu biro travel di Jakarta mengajak […]

Gundogan, Semrawut Emas, dan Arketip Indonesia di pojok kota Venesia

Oleh: Azuzan JG* (Bagian 1 dari 2 tulisan) Catatan perjalanan ini dibuat berdasar kunjungan saya ke Venesia 15-19 Juni 2026. Venesia Langkah saya terhenti. Lelaki berusia 60 an itu menarik perhatian. Anyaman daun palem mirip janur Bali ada di tangannya. Ia duduk di atas lantai batu di sebuah jalan kecil di Venesia. Jari-jemarinya seperti memiliki […]

FX Harsono, Nanik Mirna, dan Gerakan Seni Rupa Baru

Oleh: Benny Ibrahim*   Kunjungan FX Harsono ke Malang Pada 25 Juli 2026, FX Harsono memberikan workshop bertajuk “Penciptaan Berbasis Riset” dalam rangkaian MTN Asahbakat di Mini Art Malang, yang berlangsung di Malang Creative Center pukul satu siang. Sebelum acara tersebut, pada pagi harinya, ia menyempatkan diri singgah ke rumah Nanik Mirna di Jalan Diponegoro […]

Suatu Kali Seperjalanan dengan Mas Nasirun

Oleh: Hairus Salim HS* Perupa Nasirun (1965-2026) adalah manusia yang unik. Unik dalam pengertian tidak seperti orang kebanyakan. Di antaranya, ia tidak memiliki dan tidak menggunakan telpon genggam pribadi, sesuatu yang amat langka sekarang ini. Tentu saja ia bisa beli, yang ter-up date dan termahal sekali pun. Tapi itu tadi, ia tidak merasa perlu memiliki […]

Khotbah Nasirun

Oleh: Agus Dermawan T. Nasirun, kelahiran Cilacap, Jawa Tengah, 1965, wafat pada 1 Agustus 2026 di Yogyakarta. Perupa amat terkenal ini memberangkatkan karyanya dari dua tradisi yang diturunkan orang tuanya. Ibunya, Supiyah, wanita berlatar Sunda Wiwitan. Ayahnya, Samrustam, orang Jawa yang meniti tradisi dengan kedalaman. Nasirun banyak mewariskan rupa seni dan cerita kehidupan. ————- SAYA […]

 Imes Di Antara Zaini Dan Oesman Effendi

 Oleh: Seno Joko Suyono* Divalproex, Escitalopram, Lorazepam. Tiga  lukisan abstrak Paskalia Prameswari Wardhani atau  Imes Paskalia yang dipamerkan di Selasar Nashar,Paviliun Raden Saleh, Artotel Taman Ismail Marzuki diberi judul tersebut. Tiga lukisan itu dibuat dengan charcoal di atas kertas putih. Kita meihat gambarnya seperti garis-garis dan luapan spontan emosi yang menghasilkan visual hitam berasosiasi garis-garis […]

Haaland, Setelah Vigeland

Oleh:  Agus Dermawan T.*  Pada babak perempat final Piala Dunia 2026 Norwegia dikalahkan Inggris, 1-2. Namun demikian peran Haaland, penyerang Norwegia, sangat merasuk dalam hati. Atraksi Haaland di lapangan melambungkan Norwegia sebagai negeri atraksi seni. ————- Perupa Tisna Sanjaya jelas penggemar sepak bola. Tak ada satu sesi pertandingan Piala Dunia 2026 yang ia tinggalkan. Sambil […]

Nyoman Gunarsa Museum: Ruang Pertemuan yang Klasik dan Modern

Oleh: Abad Akbar* Kamasan dan Akar Seni Lukis Bali Perjalanan kali ini membawa saya ke Kabupaten Klungkung, Bali Timur, sebuah wilayah yang sering disebut sebagai tempat lahirnya tradisi seni lukis klasik Bali. Banyak seniman dan pemerhati seni menyebut bahwa sejarah seni lukis Bali bermula dari Desa Kamasan, sebuah desa yang hingga kini masih mempertahankan tradisi […]

Sepuluh Tahun Wafatnya Museum Nusantara

Oleh: Agus Dermawan T.* Ketika mengenang almarhum Museum Nusantara – Delft, saya teringat pameran “Printing the Unprinted”di Pavilyun Indonesia, Biennale Venezia 2026, Italia. Lho, apa hubungannya? ————– AKIBAT kelesuan ekonomi Eropa selama beberapa tahun, pada 2013 muncul rumor bahwa Museum Nusantara di Delft, Belanda, akan ditutup. Rumor itu menjadi kenyataan ketika Pemerintah Belanda mengumumkan rencana […]

Buku Koleksi Benda Seni

Oleh: Mikke Susanto* Dalam beberapa dekade muncul fenomena terbitnya buku-buku koleksi seni rupa di berbagai negara. Meskipun fenomena ini tidak sebesar bidang bisnis maupun politik, tetap perlu mendapat perhatian. Fenomena ini menunjukkan bahwa praktik mengoleksi tak berhenti di ranah privat dan hanya terkait dunia seni. Namun juga bergerak menjadi medan representasi kultural yang luas, bahkan […]