Pos

Membaca Arah Baru Seni Rupa Kontemporer Indonesia

Oleh : Mayek Prayitno* Sejarah seni rupa tidak pernah lepas dari persoalan material, media yang menjadi bahan dasar sebuah karya. Dalam fase klasik hingga modern, material bukan sekadar bahan tetapi medium yang memediasi representasi simbol, ia merupakan karakter mutlak dari fondasi utama yang menentukan bentuk dan teknik, preferensi gaya bahkan legitimasi sebuah karya. Kanvas, pensil, […]

Sejarah Oktober: Ketika Seni Dibaca Mata Politik

Oleh: Agus Dermawan T.* Sejak Oktober 70 tahun silam, seni rupa masuk dalam bacaan atau tafsiran politik. Bacaan itu berpotensi membawa seniman ke pojok yang “durhaka”. Bahkan bacaan menjelma jadi pedang yang memancung seniman punya kepala. ———- PSIKOLOG dan psikiatris Carl Gustav Jung berkata, “Kesalahan terbesar dari karya seni adalah, ia selalu hadir seperti mimpi”. […]

Puisi-Puisi Visual Yusuf Susilo Hartono

Oleh: Bambang Asrini* Sungguh sebuah keistimewaan bagi penulis diberi kesempatan untuk menceritakan sebuah perspektif tertentu bagi seorang seniman, jurnalis, penyair juga penulis handal yang melanglang-buana dalam dunia seni selama lebih dari tiga puluh lima tahun. Bagaimana seseorang penerima anugerah Sastra Rancage (2012), penghargaan tahunan yang diberikan untuk penyair yang kuat dan mengembangkan sastra Nusantara dalam […]

Seni Surabaya: Melampaui Hasrat Menjadi Nasional, Membangun Ekosistem yang Memerdekakan

Oleh: Arik S. Wartono* Catatan untuk Diskusi Seni Rupa “Surabaya Menggeliat” di Dewan Kesenian Surabaya, 24 Oktober 2026 Mengapa Saya Menulis Esai Ini Tema diskusi seni rupa Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Sabtu, 24 Oktober 2026, berjudul Surabaya Menggeliat, dengan Hari Prayitno sebagai pembicara dan Mas Eed sebagai moderator, menarik perhatian saya. Bukan semata-mata karena persoalan […]

Nasirun Telah Pergi, Kini Berganti dengan Nasirunan

Oleh: Henri Nurcahyo* NASIRUN telah dimakamkan di Giri Sapto pada tanggal 1 Agustus lalu. Namun, kepergiannya justru membuat kisah tentang dirinya semakin banyak beredar di kalangan sahabat dan sesama seniman. Bukan semata-mata tentang lukisan atau pencapaiannya di dunia seni rupa, melainkan juga tentang kebiasaan-kebiasaan unik, kemurahan hati, dan cara hidup seorang seniman yang sulit dipisahkan […]

Ijazah dan Lukisan, Keaslian dan Kepalsuan

Oleh: Agus Dermawan T.* Heboh soal asli-palsu ijazah kesarjanaan seorang mantan Petinggi Negara nyaris sama dengan keriuhan ihwal lukisan asli-palsu di Indonesia dan dunia. Pada cara pemalsuannya, pada tuduhannya, sampai pada pasal metoda penelitian untuk mencari bukti keasliannya. ———— PADA 1994 beberapa balai lelang internasional untuk pertama kali menggelar lelang “Modern and Contemporary Southeast Asian […]

Penciptaan Seni yang Otentik

Oleh: Jonnie Kirman* Wilayah penciptaan seni rupa memiliki kompleksitas dari proses kesejatian seorang seniman yang memiliki khasanah personalifikasi otentik, dan pergulatan spiritual, serta tanggung jawab etik tidak tendensius untuk mendegradasi karya yang telah dilahirkan, walau, kadang terjadi interaksi di dalam pikiran diri kita sendiri, mempertanyakan, pertanyaan yang berputar-putar di atas kepala sang kreator. Apakah idealisme […]

Guruh di Langit Seni Rupa

Oleh: Agus Dermawan T* Guruh Sukarno Putra, kelahiran 13 Januari 1953, wafat pada Sabtu subuh, 26 September 2026. Dunia budaya dan seni Indonesia sangat kehilangan. Sebagai komposer, penggubah lirik, koreografer dan penggerak seni pertunjukan besar Swara Maharddhika, Guruh memiliki jejak yang tidak bisa dilupakan. Ia ikon panggung Indonesia yang belum tergantikan. Namun di balik panggung, […]

Desil Hitam Estetika: Ketika Keindahan Mengkhianati Kebenaran dan Kebaikan

Oleh: Kasiyan*   Ada sebuah kata yang belakangan seperti naik kelas, dari tabel statistik ke percakapan publik: desil. Kata yang terdengar dingin dan administratif itu, dipakai untuk membaca lapisan kesejahteraan: siapa berada di bawah, siapa di tengah, siapa di atas. Angka akhirnya bukan sekadar angka. Ia menjadi cara negara menyigi kehidupan warga, meskipun selalu ada […]

Ketika Lukisan Keluar dari Kanvas

Oleh: Abad Akbar* Melihat Intermedialitas dalam Seni melalui Praktik Living Canvas Berawal dari karya seni rupa yang digunakan sebagai media pendukung film Siapa Dia karya Garin Nugroho, sebuah pertanyaan muncul dalam benak saya: bagaimana sebuah karya statis dua dimensi dapat memaksimalkan fungsinya selain sekadar menjadi pajangan di ruang pamer? Dari film ini saya melihat bahwa […]