Pos

DUA DEKADE KELANA GARIS

Pameran Lukisan Retrospeksi Wayan Kun Adnyana oleh : Arif Bagus Prasetyo* Ketika memasuki ruang pameran, pengunjung langsung dihadang sebarisan figur lelaki gemuk. Mereka tidak menyambut dengan wajah cerah. Sebaliknya, justru memunggungi pengunjung. Masing-masing hadir secara tunggal pada sederet kanvas, figur-figur itu bertubuh bulat karikatural seperti bola batu. Sebagian besar dari mereka menyembunyikan tangan di punggung […]

MEMBACA MAJALAH MUSIK HELOPOP DI ERA SCROLL: CHERRY DISTRICT ROAD TO CHERRYPOP 2026

Oleh : Aulia Febriana* Di tengah kebiasaan membaca yang semakin cepat, di mana orang lebih sering menggulir layar daripada membuka halaman, benda-benda fisik justru perlahan menemukan cara untuk kembali. Kaset mulai dipajang lagi, piringan hitam kembali diputar, dan berbagai merchandise musik kembali dicari, bukan sekadar sebagai alat dengar atau benda pakai, tetapi sebagai sesuatu yang […]

Horor Mei Taman Suropati

Oleh Agus Dermawan T* Pada Mei 1998 silam Taman Suropati di Jakarta Pusat, menjelma jadi lapangan horor sosial-politik menyeramkan. Mari mengingat sejarah kecil taman artistik yang berusia seabad lebih ini. ———– TAMAN Suropati, yang bersentuhan dengan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, adalah taman legendaris di Jakarta. Alkisah taman ini dibangun oleh F.J.Kubatz […]

Instalasi Tembikar Lingkungan

Oleh: Nurhasna Isnaini* Pada tanggal 10-12 April 2026, saya dan teman-teman mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan studi ekskursi ke Banyuwangi, Jawa Timur. Studi ekskursi dilakukan di Taman Gandrung Terakota yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa Resort. Dimiliki oleh bapak Sigit Pramono yang juga menjadi dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Wisata Budaya selain […]

Ode to My Friend: Privilege itu Bernama Teman

Oleh : Abad Akbar* قَالَ الشَّاعِرُ فِي الخَّلِّ إِنْ قَلَّ مَالِيْ فَلَا خِلٌّ يُصَاحِبُنِيْ # إِنْ زَادَ مَالِيْ فَكُلُّ النَّاسِ خُلَّانِيْ فَكَمْ عَدُوٍّ لِأَجْلِ الْمَالِ صَاحَبَنِيْ # وَكَمْ صَدِيْقٍ لِفَقْدِ الْمَالِ عَادَانِيْ Berkatalah seorang penyair tentang pertemanan: “Jika sedikit hartaku maka tidak ada yang ingin menjadi sahabatku, dan apabila hartaku bertambah maka semua orang seolah-olah […]

Transformasi tanpa Transisi. Buruh, Seni, dan Jejak Perlawanan

Oleh Abad Akbar*   Pameran bukan sekadar ruang estetika; ia juga arena artikulasi, menjadi tempat gagasan sosial dipertemukan dengan bahasa visual. Dalam konteks itu, pameran bertajuk “Transformasi tanpa Transisi” yang digelar di Survive Garage oleh kolektif Parkir Liar menjadi menarik untuk dibaca lebih jauh. Kolektif yang beranggotakan mahasiswa TKS ISI Yogyakarta (Fairuz, Nabil HP, Naza, […]

Para Komikus Tionghoa dan Lee Man Fong

Oleh Agus Dermawan T.*   Stimulasi Lee Man Fong dalam ekosistem seni rupa Tionghoa merambat sampai ke dunia komik. Kemunculan Siauw Tik Kwie, Goei Kwat Siong, Johnlo, Kwik Ing Hoo, Ganes TH, Hans Djaladara, Sim, Floren sebagai komikus ternyata diinspirasi pikiran Lee Man Fong. Bahkan kemunculan berketerusan Kho Wan Gie pencipta Put On juga atas […]

Arsip Visual Fotografi Koleksi Melani Setiawan

Oleh Mikke Susanto* Dulu kita sering mengandalkan teks untuk mengingat masa lalu. Entah dalam bentuk prasasti, lontar, buku sejarah, sms, WhatsApp, atau mungkin teks kuratorial. Namun ada satu jenis ingatan yang bekerja dengan cara berbeda yakni fotografi. Arsip visual berupa fotografi tidak menjelas-jelaskan seperti halnya arsip tekstual. Justru di dalamnya menunjukkan hal-hal yang menuntut kita […]

Pemanfaatan Daur Ulang Limbah Kaca sebagai Bahan Baku Aksesoris Kostum

Oleh Surya Ramadhan Sudarto* Kaca, sebagaimana apa yang telah kita ketahui merupakan bahan transparan multifungsi yang kerap digunakan untuk berbagai kebutuhan tertentu mulai dari arsitektur, peralatan rumah tangga, memasak, bahkan alat penelitian laboratorium. Jenis dan rupa kaca terbentuk lantaran adanya perbedaan proses kimiawi yang dikhususkan untuk mengatasi beragam persoalan, tentu saja hal ini menjadi siasat […]

Obituari: Lanny Andriani

Oleh Agus Dermawan T.*   Patricia Lanny Andriani dikenal sebagai pelukis, guru melukis dan sekaligus penyelenggara pameran seni lukis. Sejak tahun 1980-an namanya tidak pernah lepas dari kegiatan seni rupa. Setelah berkiprah lebih dari 40 tahun, setelah mengarungi hidup yang meriah sekaligus rumit, ia pergi tanpa pamit.  ———– PADA minggu pertama April, isteri saya Iliana […]