Pos

Sajak-sajak Laksmi Fidya Ariani

Kamadhatu Bagaimana bisa aku Melepaskan tubuh suci ini Dari tali-tali dunia yang terikat padu. Dedaunan rancak pada rahim jantungku Telah menumbuhkan goda setampan iblis Yang terasa begitu ranum Jiwaku adalah kuil-kuil murung Tempat burung-burung menyanyikan nestapa Tak berkesudahan Tentang dunia Sedang karmawibhangga yang tak berkesudahan Pada jalan ini, menjadi benggel Atas hidupku di masalalu. 2026 […]

Dalí yang Mungil di Lantai 53

Oleh: Kristian S* Seni modern sering kali adalah sebuah ilusi megah yang dikelola dengan sangat rapi melalui dinding-dinding putih museum. Ia mematri kanon di kepala kita, mendikte apa yang agung dan apa yang banal, melalui buku-buku teks sejarah yang ditulis oleh tangan-tangan Barat. Namun, ilusi itu menuntut untuk diuji secara fisik. Perjalanan saya untuk menguji […]

Sajak-sajak Samsudin Adlawi

PADA LUPA Pada lupa aku jatuh Tersungkur di dasar jurang Pada jurang ada alir Mengular nun jauh Airnya hitam tak tertembus Retina mata telanjang Aku menggedor kelambu hitam Yang membekap tubuh Dengan rapal pengakuan dan Penyucian pemilik raga dan semesta Di puncak kepasrahan Setitik cahaya menetes di atas kepala Hitam lenyak seketika 2024 – 2025, […]

Puisi-Puisi Teguh Tri Fauzi

Revolusi Puisi : Rabindranath Tagore kaumasuki rimba puisi Tagore, ketika kata tak sampai menyebut namamu yang retak di mulut waktu di Bengal bunyi dan alunan lagu sunyi yang bernapaskan —gelanggang nyanyian kebebasan mencari muasal antara dua ketiadaan: di timur menanam cinta di barat memanen luka saat bahasa membakar makna yang menolak menjadi senjata kau berbaring […]

Puisi-Puisi Ulfatin Ch

Saat Aku Mencintaimu, Indonesia Saat aku mencintaimu, Indonesia bahasa baru tumbuh di rahim ibu Burung-burung bersarang di atas dahan menanam paruhnya dipintu gerbang ruang hijau Saat aku mencintaimu, Indonesia desa-desa mekar, kota-kota terbang Dan kau pulang dari perlawatan membawa beras, gula, paha ayam dan garam yang banyak tersimpan di gudang Keesokan hari aku menyaksikan tanganmu […]

Puisi-puisi Godi Suwarna

Puisi-puisi  diterjemahkan Angin Kamajaya dari sajak-sajak Sunda Godi Suwarna   HAIK-KU AING Anjing! Musang! Sigung! Monyet! Babi! Kucing! Tikus! Kadal! Biawak! Kecoak! Tungau! Kutu busuk! Tungau merah! Anjing! Kodok! Kalong! Cecurut! Ulat! kampret! Sigung! Berang-berang! Garangan! Tupai! Bajing tanah! Burung hantu! Gagak! Elang! Cacing! Mau gue hajar? Sampai muntah berak? Supaya kalian sadar? Haik ku […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

UNTUKMU YANG MENGHAPUS SEPI TEMAN Di bangku kayu itu, kau duduk dengan secangkir kopi dan sepotong senyuman yang membatalkan seluruh kekalahanku. Kita tak butuh banyak kata sebab sunyi pun bisa kita ajak untuk berseloroh tentang luka, dan kau menjahitnya dengan tawa yang kau selundupkan di antara kepulan kenangan. Kau tak pernah bertanya mengapa mataku basah […]

Sajak-sajak Seno Joko Suyono

Sajak Ramadhan 4 Buku-buku tua di kios loakan ini Sudah lebih 50 tahun berderet di rak Tak ada yang pernah membuka halaman Apalagi berniat membelinya Ia kalah laris dengan buku-buku Tajwid bagi pemula Pelajaran Tahsin dan kiat pelafalan dari tenggorokan, bibir, lidah Kitab Halal dan Haram dalam Rumah Tangga Atau buku metode cara shalat khusyuk […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA FITRAH   YANG DUDUK DI SAMPING KESUNYIANKU Ia tidak datang. Bayang langit patah, jatuh perlahan, menempel di lantai kamar yang dingin seperti waktu yang tertahan. Namanya bersembunyi di denyut cahaya yang meredup, di sela tubuh yang menebak arah dan jam-jam yang merayap tanpa suara. Ia tidak duduk. Batu di padang pasir diam menahan […]

Puisi Kim Eun Ok

DA NANG *) Seorang perwira terkenal Amerika Serikat mengatakan, “Perang dilakukan untuk menang, tetapi orang Korea melakukan pembantaian yang sulit diterima sebagai manusia dalam Perang Vietnam.” Amerika Serikat menyemprot sembarangan agen oranye yang kuat dengan tujuan untuk membersihkan hutan tropis, tempat musuh bersembunyi dan memutus jalur pasokan pangan. Banyak veteran Korea memikirkan agen oranye adalah […]