Pos

Ketika Metafora Kehilangan Pengalaman (Bahasa Puitik di Era Generatif)

Oleh: Abdul Wachid B.S.* 1. Bahasa Puitik yang Menjadi Terlalu Mudah Belakangan ini, puisi hadir hampir di setiap sudut ruang digital. Linimasa media sosial dipenuhi larik-larik yang silih berganti muncul di antara berita, iklan, video pendek, dan percakapan sehari-hari. Dalam satu hari, seseorang dapat membaca puluhan bahkan ratusan puisi dari berbagai akun pribadi, komunitas sastra, […]

Puisi-puisi Seno Joko Suyono

Sajak Sajak Korea   67 Cheonho-daero 45-gil Angin musim gugur mendinginkan ginsengku Kutahu jalan di depan sepi dini hari ini Entah yang kudengar deram kereta atau Suara-suara dari lorong yang terbantun luruh menjelang subuh Jarak dari stasiun Cheongyangni tak begitu jauh Bunyi sepatu tergesa-gesa turun naik tangga terbawa sampai kamar kecilku Tapi kemudian menghilang ketika […]

Bertumbuh dalam Sunyi, Pulang dalam Syukur: Membaca Perpuisian Tania Rahayu

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Lahirnya Sebuah Dunia Kepenyairan Ada penyair yang mula-mula menemukan puisinya dari kata-kata besar: sejarah, politik, filsafat, atau kegelisahan zaman. Ada pula yang menemukan jalan kepenyairannya dari hal-hal yang dekat dengan tubuh dan kehidupan sehari-hari: rumah, ibu, bapak, kebun, tanah, musim, luka, dan penantian. Tania Rahayu tampaknya termasuk yang kedua. Dalam sejumlah […]

Ekologi Sastra di Banyumas

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Ruang yang Dibuka oleh Sebuah Narasi Kampus. Esai Bayu Suta Wardianto berjudul “Mencari Celah Tumbuh dan Berkembangnya Sastra di Kampus Banyumas”, yang dimuat di  borobudurwriters.id pada 14 Mei 2026, menarik perhatian pada satu ruang yang dalam beberapa dekade terakhir menonjol dalam perkembangan sastra Banyumas: kampus. Pilihan itu memiliki dasar historis. Sejak […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA INSANIAH   LELAKI TUA PENJUAL KORAN DI PAGI BUTA Masih gelap. Lelaki tua itu berjalan dengan setumpuk koran di atas bahunya. Pagi belum lahir, tetapi berita sudah mencari rumahnya. Setiap koran sebuah pintu. Setiap pintu sebuah dunia yang belum tahu siapa mengetuknya. Ia berhenti. Selembar koran diletakkan di beranda. Tangan itu sebentar menyentuh […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Puisi-puisi Fatin Hamama

Surat kepada Air Mata Air mata, selamat pagi. Engkau, apa sebenarnya? Pada luka, engkau mengalir. Pada duka, engkau menetes. Pada bahagia, engkau menggenang. Pada sakit, luka, dan bahagia yang pura-pura, pun engkau menderas. Lalu air mata mana yang bisa membedakanmu? Buaya punya air mata sangat menggoda. Kabarnya duyung juga punya, air mata serupa mutiara dalam […]

Puisi-puisi Supali Kasim

Yth. Usia (1) kepada usia yang menghimpit batu-batu ialah waktu melepas jelajah, lelah, istirah menyerah kalah bahkan usia telah sampai batas mimpi tak ada apa-apa, kosong, sia-sia usia membawa pilihan pulang tidur atau bertemu mimpi lagi memecahkan kembali dunia batu usia membuat terbangun lagi terhimpit batu-batu lagi kembali jelajah, tak ada lelah atau istirah lalu […]

Puisi-puisi Tania Rahayu

TEMUKANLAH TERANG Hitam adalah hitam Putih adalah putih Jika Putih mencerminkan bayang hitam Maka temukanlah Terang lubuk hati untuk melihat mereka lebih dalam Hitamkah kau? Putihkah aku? Sejatinya kau aku adalah rahasia yang hanya tampak lewat Cahaya Maka Temukanlah Terang kasih dan doa Untuk merasakan cinta dan rahmat yang menyelimuti segala Temukanlah terang Pada diam […]

Puisi-puisi Warih Wisatsana

PUISI BAHAGIA Tulislah sebuah puisi bahagia siapa saja ketika membacanya seketika sukacita tak terlupa Seorang ibu memadamkan lampu menyalakan lilin sendirian, terharu ucapan ulang tahun dari si bungsu tiba kala senja dari seberang benua dibaca dengan linang mata berkaca doa syukur panjang umur senantiasa Tulislah tingkah kucing mungil yang lucu setiap petang menunggu kedatanganmu matanya […]