Pos

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI CINTA FITRAH   YANG DUDUK DI SAMPING KESUNYIANKU Ia tidak datang. Bayang langit patah, jatuh perlahan, menempel di lantai kamar yang dingin seperti waktu yang tertahan. Namanya bersembunyi di denyut cahaya yang meredup, di sela tubuh yang menebak arah dan jam-jam yang merayap tanpa suara. Ia tidak duduk. Batu di padang pasir diam menahan […]

Puisi Kim Eun Ok

DA NANG *) Seorang perwira terkenal Amerika Serikat mengatakan, “Perang dilakukan untuk menang, tetapi orang Korea melakukan pembantaian yang sulit diterima sebagai manusia dalam Perang Vietnam.” Amerika Serikat menyemprot sembarangan agen oranye yang kuat dengan tujuan untuk membersihkan hutan tropis, tempat musuh bersembunyi dan memutus jalur pasokan pangan. Banyak veteran Korea memikirkan agen oranye adalah […]

Puisi-puisi Sulton Sahara

Kaleidoskop Perang AS/Israel Vs. Iran 2026   Palu di Tengkorak Dunia Di ujung peta seorang penguasa berdiri dengan ilusi menjadi penjaga bumi. Ia menatap planet ini seperti meja operasi. Rudal telah membuka malam, kilatan logam yang mengiris langit seperti kuku raksasa kosmos. Namun kesombongan tidak pernah puas dengan api dari jauh. Ia ingin tanah. Maka […]

Sajak-sajak Seno Joko Suyono

Sajak Ramadhan   Sajak Ramadhan 1 Aku menjenguk museummu di malam Lailatul Qadr Tak ada kurator yang menyambutku di pintu masuk Katalog peganganku adalah perasaan apa adanya Hatiku sumarah bakal menyaksikan keganjilan-keganjilan dipamerkan di 10 malam terakhir Aku menyukai museummu yang tanpa sertifikat Museummu menolak aturan undang-undang Menampik standardisasi, dan tak perduli pendanaan tetap Museummu […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI IHSAN   KESADARAN MELIHAT ALLAH MELIHAT DENGAN MATA HATI Di balik kelopak mata, ada embun yang tak pernah menguap. Ia bukan milik pagi, berasal dari dalam suluk yang lama tersembunyi. Aku menyimak bayang-bayang di atas permukaan air kendi, tak ada wajah, hanya gemetar cahaya menyebut Nama-Mu dalam diam. Burung-burung terbang ke arah timur, suara […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

PUISI KENTUT Di antara anggapan yang paling tak bunga Di antara sangkaan yang paling sampah Ialah merasa Kentutku lebih harum dari pada kentut orang lain   PUISI ORANG Orang itu mengeluh di media sosial Karena gajinya tak cukup untuk dimakan Lalu langit disalahkan Bahwa air tak becus menjadi hujan Bahwa gunung tak pantas berselimut hutan […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

PUISI-PUISI RUKUN IMAN   – IMAN KEPADA ALLAH YANG TAK PERNAH PERGI Di balik sunyi yang menusuk ke tulang, ada jejak-Nya yang tak pernah benar-benar hilang. Ia bersembunyi di balik desir angin yang menyentuh reranting, di mata air yang menetes dari pelupuk waktu, di dada yang kadang sesak oleh rindu tanpa nama. “Apa yang di […]

Puisi-puisi Emi Suy

ASAL MULA TUBUH Tubuhku bukanlah terbuat dari cahaya, bukan pula dari sesuatu yang suci. Aku terbuat dari tanah, tanah yang menempel di tumit, lumpur yang sulit dibersihkan,   lutut lecet, bau keringat. Sore hari aku pulang, baju asin karena matahari, perut keroncongan,   ibu di dapur meniup api seperti meniup nasib yang keras kepala. Dari […]

Langit yang Menunduk di Dalam Diri (Refleksi Puisi dalam Dimensi Iman, Islam, dan Ihsan)

 Oleh Abdul Wachid B.S.*   I. Pendahuluan: Kegelisahan dalam Lanskap Puisi Indonesia Puisi Indonesia modern, sejak tonggak Chairil Anwar hingga generasi kontemporer, telah menjelajahi beragam tema, dari individualisme eksistensial hingga kritik sosial. Namun dalam ranah puisi religius, terdapat satu kegelisahan yang terus saya rasakan, yaitu jarangnya penyair yang secara konsisten menyelami dan merefleksikan nilai-nilai iman, […]

Puisi-puisi D. Zawawi Imron

SAJADAH Selembar sajadah tiba-tiba berkembang menjadi seribu sajadah Kenapa aku mau peristiwa ini terjadi? Padahal kota-kota mendesah Tak mampu menampung keringatnya sendiri Sebuah dusun menyanyi Seolah kiblat baru ditanam di situ Orang-orang kutuduh sesat Padahal mereka sedang mencari Dari ubun langit ada sebuah tanya Tuhan yang kujumpa tidakkah palsu? Kupikir dalam-dalam Di tengah kepungan kata […]