Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.
BALADA ANGKRINGAN MALAM JUMAT Di bawah lampu redup yang menua di tiang listrik yang tak pernah dipeluk siapa-siapa, seorang lelaki tua mengaduk kopi dengan tangan gemetar, tapi tak kehilangan harap. Ia menyapa pelanggan dengan nama-nama kecil yang dulu hanya dipanggil ibunya: Karto, Dul, Minem, Kaji Sani. Mereka datang dengan badan lelah, tapi wajah […]

