Pos

Borobudur Andrea Bocelli dan Prambanan Sarah Brightman

Oleh Agus Dermawan T. Kompleks Candi Borobudur dan Candi Prambanan sering menjadi lokasi pementasan seni modern, karya pemanggung nasional dan internasional. Candi-candi megah itu tegak sebagai latar belakang. Sang candi kadang menjadi subyek tuturan dan inspirasi dialog, namun bisa dianggap hanya sebagai backdrop.  Catatan tampilan Sarah Brigthman di Candi Prambanan, 19 Agustus 2017, dan penyanyi […]

Kembali kepada Pantun dan Warisan Aman Datuk Madjoindo yang Terlupakan

Oleh: Iwan Kurniawan* Kembali kepada Pantun dan Warisan Aman Datuk Madjoindo yang Terlupakan Sejak zaman kolonial pantun sudah tersebar ke berbagai penjuru dunia. Sejumlah sastrawan besar terinspirasi keunikannya. Kini pemerintah wajib memelihara dan mengembangkannya.   Belakangan ini pantun kembali populer. Para pejabat ramai-ramai menyisipkan pantun dalam pidatonya di berbagai acara, dari peresmian pembukaan suatu acara […]

Jejak Keluarga dalam Museum Antologi Puisi Korea

Oleh: Kim Young Soo* Ketika ingin memahami apa itu puisi, kita mungkin akan mulai dengan membaca berbagai buku teori sastra. Namun, semakin banyak membaca, semakin kita menyadari bahwa tidak ada satu definisi pun yang dapat menjelaskan puisi secara utuh. Para penyair pun memiliki pandangan masing-masing tentang puisi. Bagi saya, puisi adalah karya sastra yang mempertemukan […]

Ketika Borobudur Hanya Menjadi Backdrop

Oleh: Teguh Ostenrik* Catatan Kritis atas Konser Andrea Bocelli di Pelataran Candi Borobudur Saya datang jauh-jauh ke Yogyakarta untuk menyaksikan Andrea Bocelli bernyanyi di pelataran Candi Borobudur. Setelah penerbangan dan perjalanan darat sekitar satu setengah jam dari bandara, akhirnya saya duduk di kursi penonton. Belum sampai dua menit, saya mulai gelisah. Di hadapan saya berdiri […]

Kebudayaan dan Konstruksi Realitas dalam Masyarakat Digital

Oleh: Intan Pusvitasari* Kebudayaan sebagai Sistem Pembentukan Pengetahuan Manusia hidup dalam realitas yang sama dengan pengalaman pemahaman yang beragam. Sebuah peristiwa dapat dianggap sebagai suatu keberhasilan oleh seseorang, ancaman oleh orang lain, maupun sesuatu yang tidak berarti bagi orang berikutnya. Perbedaan tersebut berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, nilai, serta kerangka penafsiran yang digunakan untuk memahami peristiwa. […]

Hermeneutika Paul Ricoeur pada Puisi “Celurit Emas” Karya D. Zawawi Imron: Simbol, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Etis

Oleh:  Abdul Wachid B.S.* 1. Puisi sebagai Persoalan Penafsiran Benda-benda tertentu membawa makna lebih luas daripada kegunaan fisiknya. Celurit, misalnya, dikenal sebagai alat pertanian, tetapi dalam pengalaman kebudayaan Madura, benda itu juga berhubungan dengan identitas, kehormatan, dan kekerasan. Maknanya berubah mengikuti pengalaman masyarakat, situasi penggunaannya, serta cerita yang menyertainya. Ketika memasuki puisi D. Zawawi Imron, […]

Semiotika Puisi Michael Riffaterre: Teori, Tahapan, dan Aplikasinya pada Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar

Oleh: Abdul Wachid B.S.* 1. Pendahuluan 1.1. Latar Masalah Puisi selalu mengundang kekaguman sekaligus kebingungan. Bahasa yang digunakan penyair sering kali tampak “menyimpang” dari logika bahasa sehari-hari. Diksi yang padat, struktur yang tidak linear, dan lapisan makna yang beragam menjadikan puisi seperti misteri yang menunggu untuk diungkap. Dalam konteks akademik, banyak mahasiswa mengalami kesulitan membaca […]

Mitos Keraton dan Ingatan Kebudayaan

Oleh: Abdul Wachid B.S. * Cerita yang Tinggal setelah Penuturnya Pergi Sebuah cerita dapat bertahan lebih lama daripada orang yang pertama kali menuturkannya. Ia melekat pada nama tempat, makam, pohon, sumber air, atau tradisi yang terus dijalankan. Orang-orang mungkin tidak lagi mengetahui siapa penutur pertamanya. Sebagian hanya mengenal potongan cerita, sementara sebagian lain mewarisinya melalui […]

Nyi Rantan Sari dalam Denyut Tradisi Lisan Masyarakat Brebes Selatan

Oleh: Dimas Indianto Panggung Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beberapa waktu lalu menjadi saksi pementasan Sendratasik Duta Seni oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes. Gelaran bertajuk “Legenda Nyi Rantan Sari” tersebut berhasil menyedot perhatian khalayak lewat sajian gerak, musik, dan drama yang sarat kandungan spiritualitas lokal. Namun, sepekan seusai tirai pertunjukan […]

Legalisme Otokratik dan Kekuasaan Ortopedik

Oleh: Indro Suprobo* Tahap cermin adalah sebuah proses pemeranan (subyek) yang dorongan internalnya dipicu oleh rasa berkekurangan menuju kepada apa yang diantisipasikan (diharapkan) – dan yang bagi semua subjek yang terjebak dalam daya tarik identifikasi spasial, tahap cermin itu menciptakan rangkaian fantasi yang membentang dari citra tubuh yang terfragmentasi hingga bentuk keseluruhannya, yang akan saya […]