Pos

Merah Putih dan Pekerjaan Kebudayaan

Oleh: Purnawan Andra* Setiap Agustus, merah putih hadir di hampir seluruh ruang kehidupan kita. Ia berkibar di halaman kantor, sekolah, jalan kampung, rumah-rumah warga, hingga gang-gang kecil. Selama beberapa pekan, warna itu menjadi pemandangan yang nyaris tak terpisahkan dari Indonesia. Bendera merah putih memang identitas negara. Namun, dua warna itu sesungguhnya memiliki kehidupan budaya yang […]

Mengenal Kuliner Khas Kepulauan Talaud Sulawesi Utara

Oleh: Hari Suroto* Kepulauan Talaud terletak di paling utara Indonesia, berbatasan langsung dengan Filipina. Kepulauan Talaud memiliki kuliner khas yang yang diolah secara tradisional berbahan pangan lokal seperti keladi, kelapa, kacang merah, dan ikan laut. Bagi masyarakat Talaud, keladi bersama sagu adalah makanan pokok. Tanaman keladi di Talaud ditanam di sawah maupun kebun. Pada masa […]

Rumah Proklamasi dan Ingatan Bangsa Membangun Kembali Simbol Kemerdekaan atau Membangun Masa Depan Sejarah Indonesia?

Oleh: Asfarinal* “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.” Kalimat yang sering dikutip dari Bung Karno tersebut sesungguhnya tidak hanya berbicara tentang penghormatan kepada manusia, tetapi juga kepada ruang-ruang tempat sejarah bangsa itu dilahirkan. Sebab sejarah tidak pernah hadir dalam ruang hampa. Ia selalu memiliki panggung, memiliki lanskap, memiliki bangunan yang menjadi […]

Memerdekakan Seniman, Memerdekakan Kesenian

Oleh: Prof. Dr. Kasiyan, M.Hum.* Setiap Agustus, kita kembali mendengar lagu lama, melihat merah-putih berkibar, dan mengucap “merdeka” hampir otomatis. Namun peringatan mungkin justru bermakna ketika kita berhenti sejenak dari perayaan, lalu menengok republik dengan pandangan lebih jernih—dan, kalau perlu, sedikit nakal. Dari kegelisahan itulah, esai ini lahir: refleksi satiris tentang seniman dan dunia kesenian, […]

Trilogi Konseptual Abdul Wachid B.S.: Memetakan Sastra Pencerahan, Sastra Hikmah, dan Sastra Santri dalam Kesusastraan Indonesia

Oleh: KRHA. Prof. (HC). Dr. Dimas Indianto S.*   Pendahuluan Di tengah mekanisasi digital dan riuh-rendah algoritma yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari, kesusastraan religius kita masih kerap ditempatkan dalam dikotomi yang kurang produktif. Kritik sastra modern yang bertumpu pada nalar sekuler acap kali memandang curiga karya yang lahir dari pengalaman keagamaan. Karya semacam itu mudah […]

Menakar Ulang Gotong Royong

Oleh: Pietra Widiadi* Setiap bulan Agustus, warga Indonesia selalu disibukkan dengan kemeriahan peringatan hari Kemerdekaan, negeri ini. Tradisi peringatan dan kemeriah atas kemerdekaan sudah hadir sejak, dikumandangan Indonesia merdeka. Bahkan sejak berabad lalu, peringatan semacam ini ada, dalam berbagai tradisi daerah dan dalam bentuk berbagai peringatan. Kemeriahan tidak hanya di kota, di mana pusat pemerintahan […]

Taufiq Ismail dan Kesaksian Dunia Sastra Indonesia

Oleh: Mahwi Air Tawar* Dukungan terhadap Taufiq Ismail sebagai kandidat penerima Hadiah Nobel Sastra terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Suara itu datang dari para sastrawan, akademisi, komunitas kebudayaan, lembaga pendidikan, serta Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) dari berbagai daerah di Indonesia. Dukungan tersebut bukan sekadar seremoni atau pernyataan sesaat. Ia tumbuh dari penghargaan terhadap perjalanan […]

Seni Mengganggu Jakarta: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026[1]

Oleh: Hikmat Darmawan*   Bagian Pertama dari Dua Tulisan Pengalaman penting dalam festival ini buat saya adalah merasakan langsung bagaimana sebuah festival seni pertunjukan kontemporer bisa menjadi praksis kongkret membangun pengetahuan bersama warga. Saya menikmati ketika anak-anak SMP 1 Cikini dan ibu-ibu kampung Kalipasir juga para guru dan pejabat Dinas tertawa-tawa menonton Flying Balloons Puppet […]

Bahasa Kebangsaan Penyatu Bangsa

Oleh: Kim Young  Soo* Tiga unsur, yaitu Tanah, Rakyat, dan Bahasa Kebangsaan, membentuk suatu negara. Tanpa tiga unsur itu, negara tersebut bukanlah negara yang berdaulat. Bahasa Kebangsaan pula mencerminkan jati diri bangsa tersebut. Demikian pandangan KIM YOUNG SOO. Sebagaimana diketahui, Rakyat, Tanah dan Bahasa Kebangsaan merupakan tiga unsur utama untuk membentuk sebuah negara. Dengan kata […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]