Pos

Trilogi Konseptual Abdul Wachid B.S.: Memetakan Sastra Pencerahan, Sastra Hikmah, dan Sastra Santri dalam Kesusastraan Indonesia

Oleh: KRHA. Prof. (HC). Dr. Dimas Indianto S.*   Pendahuluan Di tengah mekanisasi digital dan riuh-rendah algoritma yang semakin memengaruhi kehidupan sehari-hari, kesusastraan religius kita masih kerap ditempatkan dalam dikotomi yang kurang produktif. Kritik sastra modern yang bertumpu pada nalar sekuler acap kali memandang curiga karya yang lahir dari pengalaman keagamaan. Karya semacam itu mudah […]

Menakar Ulang Gotong Royong

Oleh: Pietra Widiadi* Setiap bulan Agustus, warga Indonesia selalu disibukkan dengan kemeriahan peringatan hari Kemerdekaan, negeri ini. Tradisi peringatan dan kemeriah atas kemerdekaan sudah hadir sejak, dikumandangan Indonesia merdeka. Bahkan sejak berabad lalu, peringatan semacam ini ada, dalam berbagai tradisi daerah dan dalam bentuk berbagai peringatan. Kemeriahan tidak hanya di kota, di mana pusat pemerintahan […]

Taufiq Ismail dan Kesaksian Dunia Sastra Indonesia

Oleh: Mahwi Air Tawar* Dukungan terhadap Taufiq Ismail sebagai kandidat penerima Hadiah Nobel Sastra terus mengalir dari berbagai penjuru Indonesia. Suara itu datang dari para sastrawan, akademisi, komunitas kebudayaan, lembaga pendidikan, serta Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) dari berbagai daerah di Indonesia. Dukungan tersebut bukan sekadar seremoni atau pernyataan sesaat. Ia tumbuh dari penghargaan terhadap perjalanan […]

Seni Mengganggu Jakarta: Catatan Jakarta International Performing Arts (JIPAF) 2026[1]

Oleh: Hikmat Darmawan*   Bagian Pertama dari Dua Tulisan Pengalaman penting dalam festival ini buat saya adalah merasakan langsung bagaimana sebuah festival seni pertunjukan kontemporer bisa menjadi praksis kongkret membangun pengetahuan bersama warga. Saya menikmati ketika anak-anak SMP 1 Cikini dan ibu-ibu kampung Kalipasir juga para guru dan pejabat Dinas tertawa-tawa menonton Flying Balloons Puppet […]

Bahasa Kebangsaan Penyatu Bangsa

Oleh: Kim Young  Soo* Tiga unsur, yaitu Tanah, Rakyat, dan Bahasa Kebangsaan, membentuk suatu negara. Tanpa tiga unsur itu, negara tersebut bukanlah negara yang berdaulat. Bahasa Kebangsaan pula mencerminkan jati diri bangsa tersebut. Demikian pandangan KIM YOUNG SOO. Sebagaimana diketahui, Rakyat, Tanah dan Bahasa Kebangsaan merupakan tiga unsur utama untuk membentuk sebuah negara. Dengan kata […]

Kongres Kebudayaan Nusantara 2026: Kerinduan Pada Akar Lampau

Oleh: Chrisman Hadi Nanti pada 8 Agustus 2026 sejumlah pemangku adat, penghayat kepercayaan, budayawan, seniman, akademisi, sejarawan, peneliti dan komunitas kebudayaan dari berbagai daerah direncanakan berkumpul di Malang dalam Kongres Kebudayaan Nusantara. Perhelatan yang diselenggarakan Himpunan Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa tersebut membawa harapsn besar: Menggali kembali nilai-nilai peradaban Nusantara sebagai fondasi pembangunan […]

Performance Art, Politik & Kita di Antaranya

Oleh: Purnawan Andra* Kita hidup di zaman yang semakin sulit membedakan kenyataan dan pertunjukan. Hampir setiap hari publik disuguhi peresmian proyek, kunjungan kerja, konferensi pers, dan berbagai seremoni kenegaraan yang diproduksi dengan estetika visual yang semakin canggih. Politik tidak lagi hanya bekerja melalui kebijakan, tapi juga melalui citra. Yang diperebutkan tidak sekedar keputusan, tapi juga […]

Nasirun

Oleh: Syakieb Sungkar* Dalam 2 hari belakangan, teman-teman di media sosial memenuhi lamannya dengan foto-foto bersama Nasirun. Seniman ini memang fotogenik, rambutnya yang keriting gimbal dengan jenggot yang dikepang, dan postur tinggi, sangat Instagramable. Rumahnya terbuka lebar bagi siapa saja, dihiasi banyak dekor yang didesign oleh dirinya sendiri, menjadi menarik untuk dikunjungi, apalagi jika berfoto […]

Ketika Puisi Meluruskan Politik: Seruan Damai dan Kesadaran Kebangsaan

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Pendahuluan Indonesia adalah bangsa besar yang dibangun di atas keberagaman. Namun, tidak jarang keberagaman itu berubah menjadi potensi konflik, terutama ketika suhu politik memanas. Sejak awal berdirinya republik ini, politik kerap menghadirkan ketegangan, sementara rakyat membutuhkan keteduhan. Dalam momen-momen demikian, puisi hadir bukan sekadar sebagai karya seni, melainkan sebagai suara hati […]

Strategi Nasional Penguatan Perpuisian Indonesia

Oleh: Abdul Wachid B.S.  Puisi, Peradaban, dan Pertaruhan Masa Depan Puisi adalah salah satu warisan budaya tertua umat manusia. Ia hadir bersamaan dengan kelahiran bahasa dan mitologi; menjadi kendaraan bagi manusia dalam memaknai alam, Tuhan, dan kemanusiaannya. Dalam sejarah Nusantara, puisi tumbuh dalam ragam bentuk: dari mantra-mantra sakral, pantun lisan Melayu, tembang macapat Jawa, hingga […]