Pos

Dari Bung Karno ke Megawati : Kisah Ayah dan Anak Penyiar

Oleh: leh Kim Young Soo* Saya, Kim Young Soo, telah berkarier di dunia penyiaran selama kurang lebih tiga puluh tahun. Selama periode tersebut, saya bertugas sebagai Chief Producer (CP) di KBS (Korean Broadcasting System), satu-satunya badan penyiaran nasional Korea Selatan. Tanggung jawab saya adalah memproduksi program serta mengelola dan mengontrol seluruh siaran berbahasa asing untuk wilayah Asia […]

Dari Meme ke Mim: Ketika Teks yang Kita Ambil Mulai Mengambil Kita

Oleh: Abdul Wachid B.S.*  Ada buku yang sejak awal disusun sebagai buku. Ada pula buku yang menemukan bentuknya setelah tulisan-tulisan yang semula berjalan sendiri-sendiri dipertemukan. Kleptoteks: Budaya Kritis ala Meme karya Nizar Machyuzaar (2026) termasuk jenis yang kedua. Tulisan-tulisan yang terkumpul di dalamnya pada mulanya hadir sebagai esai-esai lepas, lahir dari persoalan dan kegelisahan yang […]

Dari Abstraksi Ide ke Sensasi Citra

Oleh: Nizar Machyuzaar* Pembuka | Saya mengenal nama penulis sekira akhir tahun 1990-an. Waktu itu saya baru masuk pada Jurusan (sekarang berganti menjadi program studi) Sastra Indonesia, Unpad. Nama Faruk H.T. tertera dalam satu buku berjudul Sosiologi Sastra yang saya beli untuk melengkapi pengetahuan kesastraan. Hampir tiga puluh tahun kemudian, saya baru dapat mengakses penulis […]

Ular dan Kabut Ajip

Oleh: Nizar Machyuzaar* Autobiografi Pelintas: Romantisme versus Modernisme Pembuka Pada tahun 1973 buku antologi puisi Ular dan Kabut diterbitkan Pustaka Jaya. Ada 55 puisi yang ditulis Ajip Rosidi dalam rentang proses kreatif penulisan dari tahun 1970—1972. Pada saat buku ini terbit, usia Ajip menjelang 35 tahun. Karenanya, buku ini dapat dijadikan salah satu bahan kita […]

The Burning Season, Musim Bakar-bakar Hutan

Oleh: Pietra Widiadi* (Founder Pendopo_Kembangkopi, wadah belajar warga Lereng Gunung Kawi di Malang, dan ketua Yayasan Borneo Nature Indonesia, Palangkaraya) The Burning Season (1994) menempatkan Chico Mendes sebagai tokoh sentral yang memperlihatkan bagaimana keingintahuan (curiosity) terhadap kehidupan sehari-hari dapat berkembang menjadi kesadaran kritis dan perjuangan sosial-ekologis. Chico digambarkan berasal dari keluarga petani-pekebun karet di Brasilia […]

Pangeran Kecil, Totto-chan dan Sekolah Kita

Oleh: Punawan Andra Setiap awal tahun ajaran, ada pemandangan yang hampir selalu berulang. Pagi-pagi, anak-anak datang dengan seragam baru, sepatu yang masih bersih, tas yang tampak lebih besar daripada tubuh mereka. Sebagian berjalan dengan penuh semangat. Sebagian lainnya menggenggam tangan orang tua lebih erat, bahkan menangis ketika harus berpisah di gerbang sekolah. Hari pertama sekolah […]

Pertemuan Imajiner Ki Hadjar Dewantara dengan The Beatles

Oleh: Bambang Supriadi ICS   Ada kebohongan yang sudah terlalu lama diterima sebagai kebenaran. Bahwa orisinalitas lahir begitu saja. Bahwa para seniman besar suatu pagi bangun tidur, lalu dunia berubah karena mereka memiliki ilham yang tidak pernah dimiliki orang lain. Omong kosong. Setiap nada yang mengubah sejarah, setiap lukisan yang mengguncang zaman, serta setiap film […]

Kultus Panda Sampai Langit ke-Tujuh

Oleh : Agus Dermawan T.* Catatan perjalanan. Dari survey wisata, mengunjungi pusat penangkaran panda, sampai ke taman patung para seniman modern dan kontemporer di mal ternama. Seni tinggi dicemplungkan ke dalam komunitas donat, guochao, es krim dan Prada. Tiongkok punya gawe memang luar biasa. ————- PADA bulan Juli 2026 satu biro travel di Jakarta mengajak […]

Ekologi Sastra di Banyumas

Oleh: Abdul Wachid B.S.* Ruang yang Dibuka oleh Sebuah Narasi Kampus. Esai Bayu Suta Wardianto berjudul “Mencari Celah Tumbuh dan Berkembangnya Sastra di Kampus Banyumas”, yang dimuat di  borobudurwriters.id pada 14 Mei 2026, menarik perhatian pada satu ruang yang dalam beberapa dekade terakhir menonjol dalam perkembangan sastra Banyumas: kampus. Pilihan itu memiliki dasar historis. Sejak […]

Merah Putih dan Pekerjaan Kebudayaan

Oleh: Purnawan Andra* Setiap Agustus, merah putih hadir di hampir seluruh ruang kehidupan kita. Ia berkibar di halaman kantor, sekolah, jalan kampung, rumah-rumah warga, hingga gang-gang kecil. Selama beberapa pekan, warna itu menjadi pemandangan yang nyaris tak terpisahkan dari Indonesia. Bendera merah putih memang identitas negara. Namun, dua warna itu sesungguhnya memiliki kehidupan budaya yang […]