Pos

Sajak-sajak Laksmi Fidya Ariani

Kamadhatu Bagaimana bisa aku Melepaskan tubuh suci ini Dari tali-tali dunia yang terikat padu. Dedaunan rancak pada rahim jantungku Telah menumbuhkan goda setampan iblis Yang terasa begitu ranum Jiwaku adalah kuil-kuil murung Tempat burung-burung menyanyikan nestapa Tak berkesudahan Tentang dunia Sedang karmawibhangga yang tak berkesudahan Pada jalan ini, menjadi benggel Atas hidupku di masalalu. 2026 […]

Di Antara Modernitas dan Tradisi: Pembacaan Kota dalam YUTFest 2026

Oleh : Fitri Bima Asih* Di tengah laju perkembangan kota yang semakin cepat, seni pertunjukan sering kali hadir bukan hanya sebagai hiburan, melainkan sebagai ruang untuk membaca ulang kehidupan manusia. Kota-kota modern tumbuh dengan gedung tinggi, pusat ekonomi, jalan yang padat, dan ritme hidup yang bergerak nyaris tanpa jeda. Namun di balik perkembangan itu, muncul […]

Mencari Celah Tumbuh dan Berkembangnya Sastra di Kampus Banyumas

Oleh: Bayu Suta Wardianto* Saya sebetulnya kurang begitu percaya, lembaga pendidikan (khususnya universitas) dapat menghasilkan para penulis hebat, apalagi sastrawan. Walaupun kita tidak bisa mengesampingkan bahwasanya kampus memiliki andil penting dalam membentuk pola pikir siapapun yang berada di dalamnya –tidak hanya mahasiswa yang belajar– tetapi juga pengajarnya. Sederet nama-nama besar sastrawan Indonesia seperti Pramoedya Ananta […]

Estetika di balik “Tari Gandrung”

Oleh: Brusheila Devi Proboyasti* Refleksi Kritis atas Pengalaman di Jiwa Jawa Ijen dan Taman Gandrung Terakota – Banyuwangi Seni sebagai Pengalaman Hidup Seni pertunjukan, terutama tari tradisional, kerap dipahami masyarakat sebagai sekadar tontonan yang indah dan menghibur. Namun, pemahaman semacam itu melupakan hakikat terdalam dari seni itu sendiri, yaitu sebagai pengalaman hidup yang utuh dan […]

Instalasi Tembikar Lingkungan

Oleh: Nurhasna Isnaini* Pada tanggal 10-12 April 2026, saya dan teman-teman mahasiswa Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta melakukan studi ekskursi ke Banyuwangi, Jawa Timur. Studi ekskursi dilakukan di Taman Gandrung Terakota yang menjadi bagian dari Jiwa Jawa Resort. Dimiliki oleh bapak Sigit Pramono yang juga menjadi dosen pengampu mata kuliah Pengelolaan Wisata Budaya selain […]

Dalí yang Mungil di Lantai 53

Oleh: Kristian S* Seni modern sering kali adalah sebuah ilusi megah yang dikelola dengan sangat rapi melalui dinding-dinding putih museum. Ia mematri kanon di kepala kita, mendikte apa yang agung dan apa yang banal, melalui buku-buku teks sejarah yang ditulis oleh tangan-tangan Barat. Namun, ilusi itu menuntut untuk diuji secara fisik. Perjalanan saya untuk menguji […]

Ode to My Friend: Privilege itu Bernama Teman

Oleh : Abad Akbar*   Berkatalah seorang penyair tentang pertemanan: “Jika sedikit hartaku maka tidak ada yang ingin menjadi sahabatku, dan apabila hartaku bertambah maka semua orang seolah-olah menjadi sahabatku. Betapa banyak musuh menjadi teman karena kekayaanku, dan betapa banyak sahabat berubah menjadi musuh karena kemiskinanku.” Begitulah sedikit gambaran tentang mahalnya sebuah pertemanan sejati. Dalam […]

The Scarlet Letter dan Kultur Kuasa Kita

Oleh : Purnawan Andra* Film, kita tahu, tidak hanya bercerita, tetapi juga membuka cara kita melihat dunia. The Scarlet Letter versi Roland Joffé adalah salah satunya. Film tahun 1995 yang dibintangi Demi Moore sebagai Hester Prynne dan Gary Oldman sebagai Reverend Arthur Dimmesdale ini diadaptasi secara longgar dari novel klasik terbitan tahun 1850 karya Nathaniel […]

Jalan yang Membumi: Membaca Pepali Pitu sebagai Kesadaran Sosial dalam Tasawuf Jawa

Oleh Abdul Wachid B.S.*   1. Kegelisahan dan Retaknya Kebersamaan Hidup bergerak dalam kecepatan yang nyaris tak memberi jeda. Waktu menyusut menjadi deretan notifikasi. Percakapan hadir sebagai fragmen. Pertemuan berlangsung, tetapi tidak selalu menghadirkan perjumpaan. Orang saling terhubung, namun tidak selalu saling menjangkau. Kesibukan memberi kesan penuh. Hari-hari terisi. Agenda tersusun rapi. Namun di sela […]

Keselarasan Alam Semesta dalam Peradaban Nusantara

Oleh Tania Rahayu* Apabila melihat berbagai kerusakan dan masalah yang terjadi di bumi masa kini, alih-alih merasakan kemajuan peradaban, manusia justru dapat dikatakan mengalami sedikit kemunduran. Hal ini sangat mungkin terjadi disebabkan karena masyarakat masa kini terlalu menggunakan gaya hidup modern atau kebanyakan orang menyebut sebagai modern lifestyle. Kecanggihan dan serba instan dari teknologi modern […]