Pos

Kebudayaan dan Konstruksi Realitas dalam Masyarakat Digital

Oleh: Intan Pusvitasari* Kebudayaan sebagai Sistem Pembentukan Pengetahuan Manusia hidup dalam realitas yang sama dengan pengalaman pemahaman yang beragam. Sebuah peristiwa dapat dianggap sebagai suatu keberhasilan oleh seseorang, ancaman oleh orang lain, maupun sesuatu yang tidak berarti bagi orang berikutnya. Perbedaan tersebut berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, nilai, serta kerangka penafsiran yang digunakan untuk memahami peristiwa. […]

Hermeneutika Paul Ricoeur pada Puisi “Celurit Emas” Karya D. Zawawi Imron: Simbol, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Etis

Oleh:  Abdul Wachid B.S.* 1. Puisi sebagai Persoalan Penafsiran Benda-benda tertentu membawa makna lebih luas daripada kegunaan fisiknya. Celurit, misalnya, dikenal sebagai alat pertanian, tetapi dalam pengalaman kebudayaan Madura, benda itu juga berhubungan dengan identitas, kehormatan, dan kekerasan. Maknanya berubah mengikuti pengalaman masyarakat, situasi penggunaannya, serta cerita yang menyertainya. Ketika memasuki puisi D. Zawawi Imron, […]

Semiotika Puisi Michael Riffaterre: Teori, Tahapan, dan Aplikasinya pada Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar

Oleh: Abdul Wachid B.S.* 1. Pendahuluan 1.1. Latar Masalah Puisi selalu mengundang kekaguman sekaligus kebingungan. Bahasa yang digunakan penyair sering kali tampak “menyimpang” dari logika bahasa sehari-hari. Diksi yang padat, struktur yang tidak linear, dan lapisan makna yang beragam menjadikan puisi seperti misteri yang menunggu untuk diungkap. Dalam konteks akademik, banyak mahasiswa mengalami kesulitan membaca […]

Mitos Keraton dan Ingatan Kebudayaan

Oleh: Abdul Wachid B.S. * Cerita yang Tinggal setelah Penuturnya Pergi Sebuah cerita dapat bertahan lebih lama daripada orang yang pertama kali menuturkannya. Ia melekat pada nama tempat, makam, pohon, sumber air, atau tradisi yang terus dijalankan. Orang-orang mungkin tidak lagi mengetahui siapa penutur pertamanya. Sebagian hanya mengenal potongan cerita, sementara sebagian lain mewarisinya melalui […]

Nyi Rantan Sari dalam Denyut Tradisi Lisan Masyarakat Brebes Selatan

Oleh: Dimas Indianto Panggung Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beberapa waktu lalu menjadi saksi pementasan Sendratasik Duta Seni oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes. Gelaran bertajuk “Legenda Nyi Rantan Sari” tersebut berhasil menyedot perhatian khalayak lewat sajian gerak, musik, dan drama yang sarat kandungan spiritualitas lokal. Namun, sepekan seusai tirai pertunjukan […]

Legalisme Otokratik dan Kekuasaan Ortopedik

Oleh: Indro Suprobo* Tahap cermin adalah sebuah proses pemeranan (subyek) yang dorongan internalnya dipicu oleh rasa berkekurangan menuju kepada apa yang diantisipasikan (diharapkan) – dan yang bagi semua subjek yang terjebak dalam daya tarik identifikasi spasial, tahap cermin itu menciptakan rangkaian fantasi yang membentang dari citra tubuh yang terfragmentasi hingga bentuk keseluruhannya, yang akan saya […]

Membangkitkan Dakwah Kemanusiaan Berbasis Ekosistem Industri Kreatif Pesantren

Oleh: Nasruddin Anshory Ch Elaborasi Kritis dan Epistemologis Atas Khazanah Seni Pesantren, Paradigma Qonun Asasi, serta Nilai-Nilai Aswaja di Tengah Pusaran Komodifikasi Algoritma Digital I. Pendahuluan: Lanskap Empiris-Futuristik dan Krisis Eksistensial Kemanusiaan Menjelang dekade ketiga abad ke-21, peradaban manusia tidak sekadar memasuki era digitalisasi, melainkan telah secara utuh terimmersi dalam realitas tekno-eksistensial yang dituntun oleh […]

Membaca Memoar Tari Lang (Moonson Books, 2026) My Neighbour, The Dictator: Coming of age in the shadow of Indonesia’s military coup.

Oleh: Riwanto* Buku memoar Tari Lang (Lahir di Praha, 1951) ini ditulis dengan sangat baik. Meskipun bahasa Inggris bukan bahasa yang saya kuasai sepenuhnya, saya bisa menikmati buku ini. Buku ini mengkisahkan apa yang dialami Tari, anak pertama dari pasangan Carmel dan Budiardjo, ketika dan setelah peristiwa pembunuhan para jendral TNI pada tanggal 30 September […]

Paradise in Tano Niha

Oleh: Jonnie Kirman* Pulau Nias dengan jumlah penduduk saat ini sekitar 900.000 ribuan jiwa, dengan mayoritas penduduknya beragama Kristen, dan sebagian masyarakatnya dalah petani, buruh, dan peternak babi yang dilepas di kebun yang kadang berseliweran di jalan-jalan. Paska tsunami Aceh 2004 dan sebagian Thailand, saya sempat berkunjung kesana sebagai salah satu tenaga konsultan bangunan anti […]

Avatar, Alam dan Kita yang Membacanya

Oleh: Purnawan Andra* Ketika Avatar pertama kali hadir pada 2009, banyak orang mungkin lebih mengingat Pandora sebagai dunia yang menakjubkan. Hutan yang bercahaya, gunung-gunung yang melayang, makhluk asing, dan teknologi tiga dimensi membuat film James Cameron itu terasa seperti sebuah perjalanan ke dunia yang sama sekali berbeda dari bumi. Kini, ketika film itu kita ingat […]