
Rumah Proklamasi dan Ingatan Bangsa Membangun Kembali Simbol Kemerdekaan atau Membangun Masa Depan Sejarah Indonesia?
Oleh: Asfarinal*
"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati…

Memerdekakan Seniman, Memerdekakan Kesenian
Oleh: Prof. Dr. Kasiyan, M.Hum.*
Setiap Agustus, kita…

Trilogi Konseptual Abdul Wachid B.S.: Memetakan Sastra Pencerahan, Sastra Hikmah, dan Sastra Santri dalam Kesusastraan Indonesia
Oleh: KRHA. Prof. (HC). Dr. Dimas Indianto S.*
Pendahuluan
Di…

Menakar Ulang Gotong Royong
Oleh: Pietra Widiadi*
Setiap bulan Agustus, warga Indonesia…

Melankolia dalam Aruna dan Lidahnya
Oleh: Anton Kurnia
Ada satu pertanyaan yang secara implisit…

Taufiq Ismail dan Kesaksian Dunia Sastra Indonesia
Oleh: Mahwi Air Tawar*
Dukungan terhadap Taufiq Ismail sebagai…

Sekolah Tanpa Seni: Ketika Imajinasi Menjadi Hak Istimewa
Oleh: Karen Hardini
Di balik riuh rendah sistem full day…

Bahasa Kebangsaan Penyatu Bangsa
Oleh: Kim Young Soo*
Tiga unsur, yaitu Tanah, Rakyat, dan…

