
Seni dan Hermeneutika: Ketika “Tafsir” dan “Riset” Menjadi Senjata Legitimasi
Oleh: Eko Yuds*
Tulisan ini berpijak pada satu posisi…

Kaleidoskop Pendidikan 2025: Antropologi Disrupsi dan Politik Pencerahan
Oleh: Gus Nas Jogja*
"Dunia ini adalah sekolah,…

Demokrasi Tabrak Lari: Genealogi Caci-maki dan Banalitas Digital dalam Arus Post Truth
Oleh: Gus Nas Jogja*
Mukaddimah
Senjakala Diskursus…

Menyobek Kalender: Kapai-Kapai Arifin C Noer dan Ilusi Pergantian Waktu
Oleh: Purnawan Andra*
Yang Kelam:
Ini adalah tahun…

Gastronomi Politik: Dialektika Rendang, Gudeg, dan Gado-Gado dalam Cawan Demokrasi Indonesia
Oleh: Gus Nas Jogja*
Mukadimah:
Meja Makan sebagai…

Ekoteologi Ronggowarsito dan Manusia Avatar
Oleh: W. Sanavero*
Sebenarnya rajanya termasuk raja…

Absurditas Sastra dan Cacat Linguistik: Mengapresiasi Retakan dalam Bejana Simulakra
Oleh: Gus Nas Jogja*
Sastra sering kali dirayakan…

Wisata Bencana: Ontologi Penderitaan di Era Tontonan
Oleh: Gus Nas Jogja*
Selamat Datang di Era Nir Empati
Di…

