Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA GETHUK GORENG SOKARAJA   Malam jatuh di Sokaraja. Pelan. Seperti daun singkong yang tahu kapan harus gugur.   Di dapur kecil, air mendidih tanpa saksi. Singkong direbus seperti hidup direbus waktu, tidak boleh terlalu cepat, tidak boleh mengeluh.   Gethuk… gethuk… ora nasi ora napa, yen ati eling lan sabar, weteng ya bisa diajak […]

Puisi-puisi Rohani Din

MENGGENGGAM TISU   Sayu Sendu Di petang Sabtu Hujan menyerbu Angin menderu Mengundang rindu Pada kekasihku   Kupeluk kelibatmu di dada pusara Meluruhkan lebat rindu dan lara Tiada hadiah kecuali sekuntum Fatihah Sambil menggenggam tisu yang basah.   27/11/20     LIMA DEKAD   Di hari  ulang tahun kelahiranmu kuucapkan selamat Lima puluh tahun bukan […]

Sajak-sajak Afnan Malay

JALAN KECIL   ta tah ta tah ta tah ibu pelan menatah sabar anak-anaknya belajar berjalan tangan meraih keseimbangan ta tah ta tah ta tah ibu tekun menatah ketegaran anak-anaknya belajar berjalan kaki ternanam langkah kepala tengadah ta tah ta tah ta tah   Jogja, 30 November 2024           hanya ibu […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA SEDEKAH BUMI BARITAN   Di kaki malam yang perlahan membuka kelopaknya, orang-orang datang membawa padi, membawa kendi, membawa kisah yang menua bersama tanah. Bulan turun rendah, menyelinap di antara rambut anak-anak yang belajar diam di hadapan ladang seperti di hadapan ayat yang belum selesai dibaca.   Sesaji dibuka. Daun pisang bergetar halus seakan mencatat […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA JARO ROJAB   1. Fajar Rajab merayap pelan bukan cahaya, melainkan luka tipis yang menetes dari pucuk bambu.   Kabut turun seperti makhluk yang mencari pemiliknya, menyelusup ke akar, menembus dada Masjid Saka Tunggal yang berdiri bagai bayangan purba menjaga rahasia yang tak boleh diucap.   Lelaki Cikakak berderap, membawa bambu, panen, doa langkah […]

Sajak-sajak Seno Joko Suyono

Doa seorang Sadhaka   Sebagai seorang sadhaka ajaran lelulur Sriwijaya Pagi ini aku memohon Avalokitesvara, sang welas asih Untuk menolak bala Mengembalikan air meresap ke tanah Menyulap bencana menjadi berkah tak terduga   Sudah jutaan  umat diselamatkan tatkala mantra ini terucap Kini lihatlah bibirku kelu mendaras Aku berharap,  tangan sang dewi yang berjumlah sepuluh Akan […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S

BALADA NYADRAN BANYUMAS   Di pematang yang lembut oleh angin, aroma kenanga menuntun langkah warga menapaki jalan setapak menuju pemakaman desa; bau tanah yang baru disapu embun terasa seperti lembaran kitab yang terbuka perlahan, menunggu dibaca dengan hati.   Mereka datang membawa ambeng, kendi doa, dan bunga dari halaman rumah masing-masing. Setiap kelopak memuat kisah […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA SYAIKH MAKDUM WALI 1. Pada senja yang pecah seperti buah delima, Syaikh Makdum Wali melangkah dari arah barat. Serayu membuka diri, “Masuklah, kekasih Allah,” bisiknya pelan—pelan—pelan, seakan takut membangunkan sejarah. 2. Sarung sederhana berkibar perlahan, seperti bendera yang tak ingin mengumumkan perang kecuali perang melawan gelap di dada manusia. Daun jambu bergerak tanpa angin, […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA GOA LAWA Goa Lawa membuka mulutnya seperti rahim purba yang telah menyimpan ribuan kesunyian sebelum nama-nama manusia ditemukan. Dari celah itu, angin keluar perlahan, membawa napas bumi yang berumur lebih tua daripada bukit-bukit sekitarnya. Dinding batu berdiri kukuh seperti pasukan penjaga yang tak terlihat, diukir oleh tetes air yang bekerja dengan sabar sejak zaman […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S

BALADA BATANG PETUNG YANG HILANG Di halaman itu anak-anak bermain bayang sendiri suara mereka seperti angin mengejar bentuk yang tak jadi. Dulu di tengah mereka ada batang petung berdiri menadah hujan menampung cahaya pagi dan mendengarkan burung jalak bertahlil sebelum embun benar-benar pergi. Tak hanya menadah hujan, ia pernah jadi bende penanda waktu, menggetarkan malam […]