Dari Pusat ke Pinggiran: Migrasi Ruang dalam Pasar Kangen Yogyakarta

Ruang yang Berpindah, Makna yang Bergerak   Oleh Ardian Mulyo Jati*   Di Yogyakarta, masa lalu tidak pernah benar-benar pergi, hanya berpindah tempat. Pada momen tertentu, muncul kembali, dikemas, ditata, lalu diadakan sebagai pengalaman yang bisa dinikmati bersama. Pasar Kangen adalah salah satu panggungnya: ruang sementara di mana ingatan dipanggil pulang, tetapi sekaligus dinegosiasikan ulang.  Di […]

Dari Puisi ke Esai: Menata Napas, Menjernihkan Pikiran

 Oleh Abdul Wachid B.S.*   1. Kegelisahan sebagai Titik Berangkat  Sering muncul satu pertanyaan yang jarang diungkapkan secara jujur: mengapa seorang penyair yang piawai merangkai kata bisa terasa buntu saat menulis esai? Pertanyaan itu tampak sederhana, tetapi menyingkap lapisan batin yang lebih dalam, bagaimana seorang penulis berpikir dan merasakan. Penyair terbiasa menangkap dunia lewat satu […]

Dari India Selatan ke Medan, Saya Anak Tanah Deli yang Mencintai Indonesia

Oleh Selwa Kumar* Saya lahir jauh sesudah semuanya bermula. Tetapi setiap kali melintasi Gang Sado, Jalan Serdang, Titi Batu, Medan Perjuangan, atau tepian Sungai Deli yang kini keruh dan sesak, saya seperti mendengar lagi bunyi lonceng kecil dari sebuah kuil di Kampung Kuala, dekat kota Binjai, masuk Kabupaten Langkat. Di situlah kisah keluarga kami dimulai. […]

Editing Gratisan: Dilema Audit Indutri Kreatif dalam Ekonomi Budaya

Oleh Mikke Susanto* Kasus yang menimpa Amsal Sitepu, videografer yang terjerat dugaan mark-up dalam proyek pembuatan 20 video profil desa di Kabupaten Karo, menghadirkan satu lanskap problematik yang menarik untuk dikaji. Kasus ini tidak sebagai bagian dari perkara hukum administratif semata. Kasus ini menjadi cerminan dari ketegangan yang sangat dalam antara logika birokrasi negara dan […]

Keheningan Utara dan Harapan dari Selatan

Oleh Akuat Supriyanto*  Pada sebuah ruang yang nyaris berwarna biru pucat di Manhattan, New York, di mana wakil-wakil dunia berkumpul dalam ilusi kesetaraan, kegalauan itu terasa menyayat. Bukan disebabkan ancaman badai salju ekstrem atau terorisme domestik, tetapi lantaran bunyi mesin penghitung elektronik yang merekam nasib kemanusiaan. Dalam pemungutan suara pada 25 Maret 2026 lalu, Majelis […]

Sastra dan Kebebasan Berpikir: Dari Buku Terlarang ke Bahasa yang Merdeka

Oleh Abdul Wachid B.S.*   A. Pendahuluan “Dalam sejarah bangsa ini, kata pernah menjadi barang berbahaya. Ia bisa menggetarkan kekuasaan, tapi juga menghidupkan nurani.” Kalimat itu seolah menggambarkan masa ketika kata tak lagi sekadar sarana komunikasi, melainkan alat kuasa dan perlawanan. Dalam sejarah Indonesia modern, terutama pada masa Orde Baru, bahasa pernah mengalami nasib getir: […]

Lingkar Malam: Perjalanan Zine dari Eksplorasi Menuju Ruang Kolaborasi

Oleh Vikri Aji* Jika berbicara tentang kerja-kerja kreatif secara mandiri, zine adalah salah satunya. Merupakan lembaran yang disusun menjadi buku sebagai kumpulan ekspresi diri yang lebih jujur, bebas, dan personal. Selain itu proses pembuatannya memiliki etos DIY (Do It Yourself). Pemaknaan ini awal mulanya merupakan medium alternatif dari Magazine (majalah konvensional), namun memiliki hal yang […]

Blok M: Kebudayaan Urban Jakarta,Multikulturalisme ASEAN yang Mulai Terabaikan

Oleh Mochammad Sulton Sahara* Prologia: Malam itu, di bawah guyuran hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan tanpa ampun, saya berdiri teguh di pinggir Jalan Melawai. Payung hitam saya yang sudah compang-camping bergoyang liar melawan angin kencang, sementara lampu neon Blok M Square berkedip-kedip seperti mata lelah seorang pekerja malam yang baru pulang shift. Di depan […]

Menari di Antara Knalpot dan Hitungan Lampu Merah

Oleh Farhana Izza Zakiatus S.* Siang hari di persimpangan dekat Jogokariyan, terik matahari membuat muka terasa hangat. Bau aspal yang tersengat panas matahari memenuhi jalanan bersama debu dan asap knalpot kendaraan. Tepat di lampu merah, orang-orang berhenti dengan ekspresi dan perilaku yang cukup beragam. Ada yang pandangannya tertuju pada lampu lalu lintas seakan takut lampunya […]

Pengalaman Naik Kapal Induk Amerika 

Oleh Agus Dermawan T.* Syahdan kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln ngibrit lantaran diserang empat rudal Iran, pada 1 Maret 2026 lalu. Pada 12 Maret 2026, kapal induk USS Gerald Ford terbakar di Laut Merah, sehingga harus menepi ke pesisir Yunani. Meski ngibrit dan terbakar, tetap gagah sekaligus menyeramkan si kapal induk! Beruntung saya […]