Menggugat Filsafat sebagai Estetisasi Retoris: Ketika Logos, Ethos, dan Pathos Tak Lagi Harmonis

Oleh: Kasiyan* ————– Ada sesuatu yang menarik dalam hubungan manusia dengan keindahan. Sesuatu yang berkilau belum tentu menerangi. Cahaya membantu kita melihat, tetapi kilau kadang justru membuat mata terpukau sehingga kita tidak lagi memperhatikan apa yang sesungguhnya ada di baliknya. Dalam seni, bentuk yang indah tidak selalu menjamin kedalaman makna. Hal serupa, saya kira, juga […]

Ketika Borobudur Hanya Menjadi Backdrop

Oleh: Teguh Ostenrik* Catatan Kritis atas Konser Andrea Bocelli di Pelataran Candi Borobudur Saya datang jauh-jauh ke Yogyakarta untuk menyaksikan Andrea Bocelli bernyanyi di pelataran Candi Borobudur. Setelah penerbangan dan perjalanan darat sekitar satu setengah jam dari bandara, akhirnya saya duduk di kursi penonton. Belum sampai dua menit, saya mulai gelisah. Di hadapan saya berdiri […]

Mata Katsuko Hosoya dan Keelokan Biota Laut Kita

Oleh: Bambang Asrini* Di sebuah diskusi publik yang mencerahkan, di sebuah sore yang juga indah, Oktober ini kurator dan fotografer senior Oscar Motuloh menyebut dengan takzim seorang nenek berusia 80 tahun, Katsuko Hosoya yang menjadi mata penggugah kekayaan biota laut kita. Dalam pameran di galeri cemara 6 dengan tajuk Jewels of Indonesia Seas tak berlebihan […]

Empat Cara Menulis tentang Buku: Ringkasan, Kritik, Resensi, dan Academic Book Review

Oleh: Abdul Wachid B.S.* I. Pendahuluan: Membaca Buku dan Menuliskan Hasil Pembacaan Seorang mahasiswa telah menyelesaikan sebuah buku untuk memenuhi tugas perkuliahan. Dia memahami gagasan utamanya, mencatat bagian-bagian penting, dan mungkin menemukan beberapa hal yang ingin didiskusikan. Namun, ketika dosen meminta dia menuliskan hasil pembacaannya, persoalan baru muncul. Apakah dia harus menyajikan isi buku, menguji […]

Kebudayaan dan Konstruksi Realitas dalam Masyarakat Digital

Oleh: Intan Pusvitasari* Kebudayaan sebagai Sistem Pembentukan Pengetahuan Manusia hidup dalam realitas yang sama dengan pengalaman pemahaman yang beragam. Sebuah peristiwa dapat dianggap sebagai suatu keberhasilan oleh seseorang, ancaman oleh orang lain, maupun sesuatu yang tidak berarti bagi orang berikutnya. Perbedaan tersebut berkaitan dengan pengalaman, pengetahuan, nilai, serta kerangka penafsiran yang digunakan untuk memahami peristiwa. […]

Hermeneutika Paul Ricoeur pada Puisi “Celurit Emas” Karya D. Zawawi Imron: Simbol, Kekuasaan, dan Tanggung Jawab Etis

Oleh:  Abdul Wachid B.S.* 1. Puisi sebagai Persoalan Penafsiran Benda-benda tertentu membawa makna lebih luas daripada kegunaan fisiknya. Celurit, misalnya, dikenal sebagai alat pertanian, tetapi dalam pengalaman kebudayaan Madura, benda itu juga berhubungan dengan identitas, kehormatan, dan kekerasan. Maknanya berubah mengikuti pengalaman masyarakat, situasi penggunaannya, serta cerita yang menyertainya. Ketika memasuki puisi D. Zawawi Imron, […]

Semiotika Puisi Michael Riffaterre: Teori, Tahapan, dan Aplikasinya pada Puisi “Aku” Karya Chairil Anwar

Oleh: Abdul Wachid B.S.* 1. Pendahuluan 1.1. Latar Masalah Puisi selalu mengundang kekaguman sekaligus kebingungan. Bahasa yang digunakan penyair sering kali tampak “menyimpang” dari logika bahasa sehari-hari. Diksi yang padat, struktur yang tidak linear, dan lapisan makna yang beragam menjadikan puisi seperti misteri yang menunggu untuk diungkap. Dalam konteks akademik, banyak mahasiswa mengalami kesulitan membaca […]

Mitos Keraton dan Ingatan Kebudayaan

Oleh: Abdul Wachid B.S. * Cerita yang Tinggal setelah Penuturnya Pergi Sebuah cerita dapat bertahan lebih lama daripada orang yang pertama kali menuturkannya. Ia melekat pada nama tempat, makam, pohon, sumber air, atau tradisi yang terus dijalankan. Orang-orang mungkin tidak lagi mengetahui siapa penutur pertamanya. Sebagian hanya mengenal potongan cerita, sementara sebagian lain mewarisinya melalui […]

Hanya Ada Sisa Bara: Pembacaan Reflektif atas Karya Tiang Senja

Oleh: Edo Pop Perupa dan Pegiat Gugum Tapa Hanya Ada Sisa Bara Karya seni rupa merupakan salah satu jalan bagi perupa untuk mengungkapkan pengalaman personal, kegelisahan, ingatan, dan cara pandangnya terhadap kehidupan. Apa yang hadir di atas kanvas bukan semata-mata pemindahan kenyataan ke dalam bentuk visual, melainkan hasil penghayatan dan pengolahan pengalaman melalui bahasa rupa. […]

Nyi Rantan Sari dalam Denyut Tradisi Lisan Masyarakat Brebes Selatan

Oleh: Dimas Indianto Panggung Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) beberapa waktu lalu menjadi saksi pementasan Sendratasik Duta Seni oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes. Gelaran bertajuk “Legenda Nyi Rantan Sari” tersebut berhasil menyedot perhatian khalayak lewat sajian gerak, musik, dan drama yang sarat kandungan spiritualitas lokal. Namun, sepekan seusai tirai pertunjukan […]