Isra Mi’raj dalam Tafsir Sastra
Dialektika Cahaya, Ruang, dan Waktu Oleh: Gus Nas Jogja Ketika malam mencapai titik nadir keheningannya, sebuah peristiwa kosmik yang melampaui seluruh nalar fisika Newton dan mekanika kuantum meledak dalam kesunyian. Isra Mi’raj bukanlah sekadar migrasi horizontal dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu vertikal menembus tujuh samudra langit menuju Sidratul Muntaha. Dalam tafsir sastra, ia […]

