Berpuisi Sebagai Liturgi
Sebuah Simfoni Kosmik Eksistensi Oleh: Gus Nas Jogja* Puisi bukanlah sekadar deretan kata yang dipaksa berima, melainkan sebuah tindakan sakramental. Ia adalah jembatan antara yang fana dan yang baka, sebuah ruang di mana bahasa menanggalkan jubah fungsionalnya dan mengenakan jubah cahaya. Menulis dan membaca puisi adalah sebuah liturgi—sebuah perayaan atas keberadaan yang melibatkan seluruh dimensi […]

