Masykur Syafruddin, S.Hum. adalah kolektor, filolog, dan peneliti sejarah asal Pidie Jaya, Aceh. Dedikasinya di dunia numismatik bermula dari hobi berburu mata uang kuno Nusantara sejak remaja. Hasil penjualan koin-koin kuno tersebut ia gunakan untuk menyelamatkan ribuan manuskrip berharga peninggalan Kesultanan Aceh agar tidak punah atau dijual ke luar negeri.

Pada 2015, alumni UIN Ar-Raniry ini mendirikan Pedir Museum untuk merawat lebih dari 5.800 koleksi benda bersejarah miliknya. Melalui pameran dan edukasi numismatik, Masykur aktif mengenalkan kejayaan peradaban masa lalu Indonesia kepada generasi muda.