Sajak-sajak Isbedy Stiawan ZS

SAJAK 1 aku sapi, katamu, dua tali di hidungku lalu dua gembala menarik-ulur, dan menggebah : cambuk sedia di tubuhku. aku memang sapi? tanyamu ingin jawaban 2 sekiranya aku kecewa bukan karena kau salah tapi aku tak ahli untuk marah dan percaya; tinggi aku memanjakanmu! 3 kelak saatbya air mata hanya sepeeti hujan di musim […]

Puisi-puisi Bayu Suta Wardianto

Melipat Kampung Masa Kecil : Nawang Sistiani di gang kecil dekat jalan raya, aku pernah menjemur masa kecil bersama layang-layang yang putus dan angin sore yang berbau lumpur sawah perairan sawah menjadi tempat ikan-ikan kecil berkilau di sela kaki kami menangkupnya dengan tangan telanjang, lalu pulang membawa basah di celana dan tawa yang belum mengenal […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA SULUK ABDUL JALIL pasar hampir selesai siang matahari tergantung di atas pohon asam debu jalan masih menempel pada kaki orang-orang yang pulang membawa garam cabai dan beras seekor anjing tidur di bawah gerobak kosong lalat berputar di kulit nangka yang terbelah tidak ada yang aneh semua berjalan seperti biasanya namun di tengah hiruk itu […]

Puisi-puisi Beni Satria

Daur ingatan Ingatan bukan arsip. Ia ruang lembap di bawah tengkorak, tempat suara-suara membusuk tanpa bau. Aku turun ke sana dengan senter yang baterainya separuh mati. Di dindingnya menempel tanggal-tanggal yang sudah kehilangan angka. Waktu mengelupas seperti cat tua, menyisakan serpih yang tajam bila disentuh. Tubuh menyimpan lebih rajin daripada kepala. Lutut mengingat hujan pertama […]

Puisi-puisi Helvy Tiana Rosa

API DI BAWAH KULIT Di atas lima puluh, perempuan penyair tidak lagi menyisir rambutnya di depan cermin. Ia menyisir reruntuhan. Satu uban jatuh ke wastafel, menjadi kabel putih yang menghubungkan tubuhnya dengan kota-kota yang pernah terbakar di dalam dadanya. Di lemari, gaun lama menggantung seperti kulit kedua dari seorang perempuan yang pernah percaya bahwa cinta […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA KIDUNG RUMEKSA ING WENGI SUNAN KALIJAGA malam tidak jatuh malam datang seperti ibu tua yang berdiri di pagar bambu memanggil anaknya pulang lampu-lampu minyak dipadamkan satu per satu dari serambi langgar angin menggeser bau tikar pandan dan membawa sisa doa yang belum selesai diaminkan ada suara bukan dari mulut bukan dari langit tetapi dari […]

Puisi-puisi Irna Novia Damayanti

Perkenalan perkenalkan namaku puisi yang dilahirkan dari kasih sayang ilahi mataku masih berwarna kasih sayang ibu dan doa-doa para guru jika ada kebaikan dalam hidupku berarti doa dan kasih sayang serupa musim kembang menebar aroma kebaikan namun jika ada luka berarti lisanku sedang terbata kehilangan cahaya dalam menjelaskan diriku siapa Karangtengah, 2022 Sebelum Sholat Re, […]

Puisi-puisi H.Mar

Surat Kepada Akar – dari aku yang belum selesai menjadi tanah wahai akar, ajarkan aku menjadi tabah tanpa harus kuat, menjadi alam tanpa harus nampak. di matamu yang buta, aku ingin jadi luka yang menumbuhkan pohon. jika nanti aku pergi, biarlah namaku tidak ditulis di batu cukup kau simpan di antara simpulmu yang terus mengakar […]

Puisi-puisi Ngatawi Al-Zastrouw

TERTUSUK RINDU Ada sepotong rindu Tersangkut di masa lalu Berjejer rapi di sepanjang jalan kenangan Berkibar melambai lambai Seperti bendera partai di musim kampanye Di pertigaan simpang usia Menggumpal awan kenangan Menjadi monumen cinta remaja Indah dan membakar Penuh goresan hayal Ada janji yang terucap, Ada tekad yang terpahat Tentang masa depan Tapi kandas dirampas […]

Puisi-puisi Abdul Wachid B.S.

BALADA MOH LIMO SUNAN AMPEL malam turun di bandar Surabaya seperti kain hitam yang lama direndam keringat pelaut dan asap dapur pelabuhan kapal-kapal asing merapat membawa lada membawa besi membawa bahasa membawa nafsu yang berbau garam dan kulit basah lampu minyak gemetar di warung-warung pelabuhan uap tuak naik dari tempayan tanah melekat di balok kayu […]