Puisi-puisi Beni Satria
Daur ingatan Ingatan bukan arsip. Ia ruang lembap di bawah tengkorak, tempat suara-suara membusuk tanpa bau. Aku turun ke sana dengan senter yang baterainya separuh mati. Di dindingnya menempel tanggal-tanggal yang sudah kehilangan angka. Waktu mengelupas seperti cat tua, menyisakan serpih yang tajam bila disentuh. Tubuh menyimpan lebih rajin daripada kepala. Lutut mengingat hujan pertama […]

