Dekonstruksi Historiografi dan Politik Memori: Analisis Kritis Terhadap Kedudukan Raja Sang Naualuh Damanik dalam Narasi Kolonial dan Lokal Sumatera Utara
Oleh Shohibul Anshor Siregar* Wacana sejarah mengenai Raja Sang Naualuh Damanik, penguasa ke-14 dari Kerajaan Siantar, menempati ruang yang unik sekaligus kontroversial dalam historiografi Indonesia. Di satu sisi, ia diagungkan dalam memori kolektif masyarakat Simalungun sebagai simbol perlawanan, pionir pembangunan kota Pematangsiantar, dan pelindung spiritual yang membawa Islam ke wilayah pedalaman. Namun, di sisi lain, […]

