
Demokrasi Tabrak Lari: Genealogi Caci-maki dan Banalitas Digital dalam Arus Post Truth
Oleh: Gus Nas Jogja*
Mukaddimah
Senjakala Diskursus…

Menyobek Kalender: Kapai-Kapai Arifin C Noer dan Ilusi Pergantian Waktu
Oleh: Purnawan Andra*
Yang Kelam:
Ini adalah tahun…

Gastronomi Politik: Dialektika Rendang, Gudeg, dan Gado-Gado dalam Cawan Demokrasi Indonesia
Oleh: Gus Nas Jogja*
Mukadimah:
Meja Makan sebagai…

Ekoteologi Ronggowarsito dan Manusia Avatar
Oleh: W. Sanavero*
Sebenarnya rajanya termasuk raja…

Absurditas Sastra dan Cacat Linguistik: Mengapresiasi Retakan dalam Bejana Simulakra
Oleh: Gus Nas Jogja*
Sastra sering kali dirayakan…

Wisata Bencana: Ontologi Penderitaan di Era Tontonan
Oleh: Gus Nas Jogja*
Selamat Datang di Era Nir Empati
Di…

Mendengar Banyumas: Balada, Tanah, dan Suara yang Tersisa
Oleh: Abdul Wachid B.S.*
1. Mengapa Balada, Mengapa…

Membaca Panggung Konflik NU: Retaknya Cermin dan Kegagalan Mawas Diri
Oleh: Gus Nas Jogja*
Nahdlatul Ulama (NU) lahir…

